POJOKSULSEL, ACEH UTARA – Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 sekaligus Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, menegaskan bahwa proses rehabilitasi pascabencana harus diawali dengan pembersihan lingkungan dan rumah warga sebelum masuk ke tahap pemulihan ekonomi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Jusuf Kalla usai meninjau kondisi pemulihan pascabencana sekaligus menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah di SD Negeri 10 Sawang dan bantuan perangkat akustik masjid di Masjid At-Taqwa, Gampong Blang Reuling, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Senin (12/1/2026).
Menurut Jusuf Kalla, pembersihan lingkungan merupakan langkah awal yang sangat penting dalam proses rehabilitasi.
Baca Juga: Ini 9 Lokasi Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan, Proyek Rp2,3 Triliun Ditarget Rampung 2026
Tidak hanya rumah-rumah warga, tetapi juga lingkungan sekitar harus segera ditata kembali agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal.
“Masalah rehabilitasi itu dimulai dengan pembersihan, baik lingkungan maupun rumah-rumah masyarakat,” ujar Jusuf Kalla dalam keterangan tertulis.
Dalam kesempatan tersebut, PMI turut menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat.
Salah satunya bantuan di bidang pendidikan berupa satu juta buku tulis dan buku bacaan yang telah disalurkan ke seluruh kabupaten beberapa hari sebelumnya.
Baca Juga: Rapat Awal Tahun Pemkot Parepare, Tasming Hamid Soroti Kualitas Kinerja OPD
Penyerahan bantuan tersebut rencananya akan dilakukan secara formal bersama Gubernur Aceh.
Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, Jusuf Kalla menilai proses pemulihan di wilayah terdampak berjalan cukup cepat.
Ia menyebutkan sebagian besar masyarakat telah kembali ke rumah masing-masing dan tenda-tenda pengungsian sudah mulai dibongkar.
“Sepanjang jalan yang kita lihat, sebagian besar sudah kembali. Tempat pengungsian hampir kosong semua. Artinya masyarakat sudah mulai kembali dan melakukan pembersihan,” katanya.
Baca Juga: Hari Milad ke-56 Aljunaidiyah Bersama Prof. Hamdan Juhannis
Seiring dengan kondisi tersebut, bantuan yang disalurkan PMI dan pemerintah pun mulai difokuskan pada kebutuhan pembersihan rumah dan lingkungan, serta persiapan masyarakat menyambut bulan Ramadan.
Bantuan tersebut antara lain perlengkapan ibadah seperti mukena, sajadah, dan kebutuhan pendukung lainnya.
Lebih lanjut, Jusuf Kalla menekankan bahwa tahapan berikutnya dalam rehabilitasi pascabencana adalah pemulihan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, pemerintah memiliki peran penting dalam mengembalikan aktivitas ekonomi warga, terutama melalui perbaikan lahan pertanian seperti sawah dan kebun yang terdampak bencana.
“Intinya bagaimana ekonomi masyarakat bisa kembali normal. Itu yang akan menjadi proses jangka panjang,” ujarnya.
Baca Juga: Deretan Kemenag Daerah Raih Medali Emas di Porseni HAB ke-80 di Bone
Di akhir kunjungan, Jusuf Kalla mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memperbaiki lingkungan serta kembali bekerja seperti biasa agar kehidupan dapat segera pulih.
“Mari kita kerja sama memperbaiki lingkungan dan kembali beraktivitas,” tutup Jusuf Kalla.
***




