TEKNOLOGI merupakan hal yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia saat ini, termasuk di dalam pendidikan. Teknologi menjelma menjadi hal yang penting dalam proses belajar mengajar.
Teknologi sejatinya bisa dimaksimalkan dan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mewujudkan cita-cita pendidikan Indonesia.
Di tangan guru yang memiliki semangat dan motivasi untuk terus berinovasi, teknologi bisa menjadi alat yang sangat tepat dalam menuntun murid menuju keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya.
Baca Juga: Bawaslu Makassar Siap Kerja Sama Informasi Media, Ini Kata Ketua Bawaslu
Program Pembelajaran Berbasis TIK (Pembatik) tahun 2023 yang mengusung tema “Menguatkan Ekosistem Digital Pendidikan dengan Berkarya dan Berbagi untuk Wujudkan Merdeka Belajar” memberi ruang seluas-luasnya bagi semua Sahabat Teknologi seluruh Indonesia untuk menjadi guru yang berdaya dalam mewujudkan tujuan pendidikan Indonesia.
Sebagai guru yang terus berupaya untuk meningkatkan kemampuan diri, dan memiliki keinginan yang besar untuk terus berbagi dan berkolaborasi.
Saya mengikuti program Pembelajaran Berbasis TIK ini dengan harapan agar bisa mengimplementasikan hal-hal baik yang saya dapatkan selama berproses, kepada rekan-rekan di sekolah saya di SMP Negeri 1 Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, atau bahkan di lingkup yang lebih luas.
Baca Juga: Bupati Basli Ali Ingatkan Kontraktor Proyek Pelabuhan Taka Bonerate Tentang Kualitas
Inovasi pembelajaran yang saya lakukan adalah mengintegrasikan teknologi dengan permainan tradisional yang ada di Kabupaten Parigi Moutong.
Permainan tradisional yang saya maksud adalah Galempa atau yang biasa disebut dengan Majjeka dalam Bahasa Bugis.
Permainan ini saya jadikan turnamen antar kelompok. Mengapa saja mengajak murid untuk bermain permainan tradisional? Karena di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat, saya tetap ingin menanamkan rasa cinta murid terhadap warisan budaya daerahnya.
Saya melaksanakan pembelajaran berbasis teknologi yang dipadukan dengan permainan tradisional ini menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (Pembelajaran Berbasis Masalah) yang saya sisipkan Teams Game Tournament (turnamen antar kelompok) di dalamnya.
Saya menuntun murid dalam pembelajaran IPA pada materi Gerak dan Gaya dengan memanfaatkan platform teknologi, diantaranya Platform Merdeka Mengajar dan Google Bard yang merupakan kecerdasan buatan Google sebagai wadah untuk mencari inspirasi mengembangkan modul ajar.
Canva For Education saya manfaatkan sebagai platform untuk membuat Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) yang menjadi bahan ajar multimodal untuk murid.
Baca Juga: Peduli Lembaga Penyiaran Lokal, IDP Terima KPID Awards 2023
Rubrik penilaian saya kembangkan dengan memodifikasi rubrik yang saya buat dengan bantuan Magicschool.ai pada bagian Rubric Generator, serta Wordwall saya manfaatkan untuk membuat kuis interaktif yang menyenangkan bagi murid.
Pembelajaran yang saya lakukan ini efektif dalam memenuhi kebutuhan murid yang beragam, juga mampu memotivasi murid untuk terlibat penuh dalam pembelajaran.
Murid-murid sangat antusias dan penasaran untuk bermain permainan tradisional serta penasaran menggunakan Multimedia Pembelajaran Interaktif dan kuis yang saya buat.
Penggunaan platform teknologi yang digabungkan dengan kearifan lokal bermain Galempa ini meningkatkan kegembiraan murid dalam belajar, serta memberikan pengalaman belajar yang positif bagi mereka.
Rekan-rekan guru di sekolah juga sangat tertarik untuk belajar lebih banyak mengenaik pemanfaatan teknologi agar bisa diimplementasikan di kelas.
Secara keseluruhan inovasi yang saya lakukan ini disambut antusias baik oleh murid maupun oleh rekan-rekan guru. Bisa memberikan pembelajaran yang bermakna karena mengimplementasikan ilmu yang saya dapatkan selama mengikuti program Pembatik 2023 merupakan hal yang sangat membanggakan dan berharga bagi saya.
Karena sejatinya saya sebagai guru adalah pemelajar sepanjang hayat yang mengemban tugas menunaikan janji kemerdekaan Indonesia “Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”.
Catatan: Praktik baik pembelajaran dengan memanfaatkan platform teknologi dan permainan tradisional ini dapat dilihat dengan mengunjungi blog saya di https://sites.google.com/guru.smp.belajar.id/bugurunurul/.(***)
Penulis:
Nurul Muthmainnah Ibrahim
(Guru IPA di SMP Negeri 1 Kasimbar, Sahabat Teknologi Kemdikbudristek 2023, Calon Guru Penggerak Angkatan 9 Kab. Parigi Moutong)



