POJOKSULSEL, PEKANBARU - Sebanyak 2 dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), UIN Alauddin Makassar, presentasi hasil penelitian di rapat koordinasi nasional, Asosiasi Perguruan Tinggi Ilmu Komunikasi (Aspikom).
Kedua dosen FDK UIN Alauddin Makassar, yang presentasi di Rakornas Aspikom adalah Dr. H. Usman Jasad dan Haidir Fitra Siagian, Ph.D.
Rakornas Aspikom berlangsung di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, selama 2 hari, yakni Rabu hingga Kamis (30-31/8/2023)
Baca Juga: Profil Muh Abdi Goncing, Akademisi UIN Alauddin Jadi Anggota KPU Makassar
Usman Jasad dan Haidir Fitra Siagian dari UIN Alauddin Makasar, presentasi makalah hasil penelitian berjudul "Indonesian Younger Generation's Acceptance on Digital Da'wah" di Rakornas Aspikom.
Atau penerimaan generasi muda dalam mengikuti dakwah agama Islam yang dibawakan oleh para penceramah melalui media digital.
Dalam pemaparannya, Usman Jasad, menjelaskan tentang semakin meningkatnya minat generasi muda mengikuti dakwah dalam media digital.
Baca Juga: Selamat! Muh Abdi Goncing Dilantik Jadi Anggota KPU Makassar
"Selain karena mudah dan murah, dakwah tersebut juga dapat menjadi alternatif bagi generasi mudah dalam menambah wawasan keagamaan," kata mantan Wadek 3 FDK UIN Alauddin itu.
Usman Jasad menjelaskan, generesi muda memberikan apresiasi terhadap penceramah yang berdakwah melalui media digital.
Meski demikian, generasi muda juga memberikan kritikan terhadap materi dakwah digital.
Kritikan itu seperti, para penceramah diminta lebih memperkaya dalil materi yang dibawakan. Menghindari sikap yang cenderung tidak menghargai kebudayaan masyarakat setempat.
Baca Juga: DPRD Parepare Terima Rancangan KUA PPAS Perubahan APBD Tahun 2023
"Dan yang merasa benar sendiri tanpa mempedulikan kasih sayang dan saling menghormati," kata Usman Jasad.
Rakornas Aspikom membahas tentang masukan dan rekomendasi dalam rangka pengembangan ilmu komunikasi di perguruan tinggi.
Begitu juga dengan merumuskan peran komunikasi yang lebih besar dan berdaya guna dalam pembangunan pada era digital 5.0.
Baca Juga: Menguat Jadi Pj Gubernur Sulsel, Ini Profil Bahtiar, Asal Daerah dan Jabatannya
Terdapat sekitar 100 oang pemakalah yang tampil mempresentasikan hasil penelitian dalam bidang komunikasi.
Para presenter ini adalah dosen dan pakar ilmu komunikasi dari berbagai perguruan tinggi seluruh Indonesia.
Tidak hanya itu, Aspikom juga menggelar konferensi internasional komunikasi
Baca Juga: Dari Mana Asal Prof Aswanto? Bagaimana Profilnya? Menguat Jadi Pj Gubernur Sulsel
Konferensi internasional komunikasi Aspikom mengusung tema “Komunikasi Dasar Untuk Pembangunan Berkelanjutan Menuju Era Digital 5.0”.
Beberapa pakar ilmu komunikasi dari berbagai negara tampil sebagai pembicara kunci pada konferensi internasional komunikasi Aspikom.
Di antaranya adalah Prof. Dr. Normah Mustaffa dari Universiti Kebangsaan Malaysia.
***




