POJOKSULSEL, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan (Gubernur Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, mengeluarkan sejumlah imbauan penting kepada pemerintah kabupaten/kota, instansi, hingga sektor swasta dalam menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.
Imbauan Gubernur Sulsel tersebut menitikberatkan pada pengendalian kegiatan seremonial, efektivitas pemerintahan, serta penguatan kepedulian sosial selama Ramadan.
Berikut poin-poin utama imbauan Gubernur Sulsel selama Ramadan:
1. Perayaan Hari Jadi Kabupaten/Kota Diimbau Dijadwal Ulang
Gubernur Sulsel mengimbau agar peringatan Hari Jadi kabupaten/kota maupun event daerah yang mengundang Gubernur, Wakil Gubernur, dan pejabat Pemprov Sulsel dijadwalkan ulang dan dilaksanakan setelah Bulan Ramadan, yakni pada April 2026.
Baca Juga: Prof Syaparuddin Jadi Pendaftar Perdana Bursa Rektor IAIN Bone 2026–2030, Ini Sosoknya
Langkah ini dinilai penting untuk menjaga fokus ibadah serta efektivitas pelayanan publik selama Ramadan.
2. Kegiatan Tetap Digelar, Diminta Bersifat Internal
Bagi pemerintah kabupaten/kota yang tetap melaksanakan perayaan Hari Jadi atau kegiatan daerah, Gubernur menegaskan agar pelaksanaannya dilakukan secara internal dan sederhana, tanpa kegiatan besar yang berpotensi mengganggu ibadah dan aktivitas masyarakat.
3. Buka Puasa Bersama Utamakan Fakir Miskin dan Anak Yatim
Dalam kegiatan buka puasa bersama, Gubernur mengimbau agar pemerintah daerah memprioritaskan kehadiran fakir miskin dan anak yatim piatu sebagai wujud nyata kepedulian sosial, bukan sekadar agenda seremonial pejabat.
Baca Juga: Anre Gurutta Menteri Agama RI
4. Kurangi Kegiatan Saling Mengundang Pejabat
Andi Sudirman Sulaiman juga meminta agar intensitas kegiatan pejabat yang saling mengundang selama Ramadan dikurangi. Aktivitas pemerintahan diharapkan lebih diarahkan pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat kurang mampu.
5. Sektor Swasta Diminta Libatkan Warga Sekitar
Imbauan serupa disampaikan kepada perusahaan swasta, BUMN, dan BUMD di Sulawesi Selatan. Mereka diminta melaksanakan kegiatan Ramadan, termasuk buka puasa bersama, dengan melibatkan masyarakat di sekitar lingkungan kerja masing-masing.
Gubernur menegaskan bahwa Ramadan harus dimaknai sebagai momentum memperkuat empati, kebersamaan, dan keberkahan.
"Semangat Ramadan adalah kebersamaan dan keberkahan. Mari kita hadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan," tutup Andi Sudirman Sulaiman. ***




