POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Wakil Ketua DPRD Makassar, Adi Rasyid Ali sebut masih banyak rumah tangga di Makassar yang tidak punya septi tank ataupun wc dalam rumah mereka.

Hal itu diungkapkan saat Adi Rasyid Ali menggelar Sosialisasi Penyebarluasan Peraturan Perundang-undangan TA 2024 (Pengawasan Pelaksaan Peraturan Daerah) nomor 1 tahun 2016 tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik di Hotel Grand Asia jl. Boulevard Makassar, Jumat (26/1/2024).

Baca Juga: Anggota DPRD Makassar HM Yunus Ingatkan Orang Tua Ajari Anak Baca Tulis Alquran

ARA sapaan Adi Rasyid Ali menjelaskan pentingnya sosialisasi ini karena di beberapa kelurahan di makassar masih banyak rumah tangga yang tidak punya septi tank ataupun wc dalam rumah mereka.

Menurut ARA, Pemerintah Kota Makassar tahun ini menganggarkan bantuan pembangunan septi tank gratis sebanyak 2009 titik.

Baca Juga: Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo Ziarah Makam Raja Gowa-Tallo, Maknai Sebagai Simbol Kepemimpinan Orang Makassar

Turut menjadi narasumber, Hamka Darwis, Selaku Kepala UPT Pengolaan Air Limbah Dinas Pekerjaan Umum kota Makassar memaparkan bahwa di Makassar masih banyak rumah tangga yang menjadi penyebab tercemarnya tanah.

Baca Juga: Anggota DPRD Makassar Arifin Dg Kulle Ajak Warga Peduli Lingkungan dengan Memisahkan Sampah Plastik dan Organik

"Penyebab tercemarnya air limbah domestik di rumah tangga. Banyaknya WC terbuka di sekitaran kanal ataupun WC tertutup karena tidak punya septi tank," katanya.

Hamka mengingatkan kepada warga untuk rajin menyedot tinja 3 bulan sekali agar lingkungan dan kualitas air tanah tidak tercemar.

Baca Juga: Anggota DPRD Makassar Wahab Tahir Harap Ranperda Inovasi Daerah Bermanfaat Bagi Rakyat

Hadir pula narasumber lain, yakni Faisal Ibnu Masud Samal, selaku praktisi hukum mengapresiasi lahirnya perda ini. Tapi disatu sisi beliau mengharapkan pemerintah dapat memberikan pelayanan gratis untuk penyedotan tinja yang mana selama ini dibebankan pembayaran Rp. 325.000. ***