MAKASSAR, SULSEL.POJOKSATU.id - Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menempati peringkat ke-11 nasional perguruan tinggi swasta (PTS) dalam kategori riset atau research rank pada SCImago Institutions Rankings (SIR) 2026. Dalam kategori tersebut, UMI tercatat berada di posisi ke-3.164 secara global.
Selain kategori riset, UMI Makassar juga mencatatkan posisi ke-79 nasional dan peringkat ke-8.231 global dalam kategori pemeringkatan keseluruhan atau overall rank.
Rektor UMI Makassar, Prof. H. Hambali Thalib, terus mendorong penguatan kualitas pendidikan, penelitian, inovasi, dan kontribusi universitas kepada masyarakat.
Pengembangan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kinerja akademik sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
Dalam konteks pemeringkatan internasional, capaian pada kategori riset tidak semata-mata berkaitan dengan jumlah publikasi ilmiah. Kualitas penelitian, dampak sitasi, relevansi topik, integritas akademik, serta manfaat hasil penelitian juga menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan.
Karena itu, peningkatan produktivitas publikasi perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga kualitas dan kredibilitas penelitian. Riset yang dihasilkan perguruan tinggi diharapkan tidak hanya memperkuat reputasi akademik, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian persoalan nyata di tengah masyarakat.
Penguatan kolaborasi akademik juga menjadi salah satu langkah yang dapat mendukung tujuan tersebut. Kerja sama penelitian dengan perguruan tinggi lain, lembaga riset, pemerintah, sektor industri, dan masyarakat perlu terus dikembangkan agar hasil penelitian memiliki jangkauan manfaat yang lebih luas.
Masuknya UMI dalam jajaran 20 perguruan tinggi swasta teratas Indonesia pada kategori riset SCImago 2026, dengan menempati peringkat ke-11 nasional, menjadi kabar baik bagi keluarga besar universitas.
Capaian tersebut turut menjadi perhatian bagi alumni, mahasiswa, serta masyarakat yang selama ini memberikan kepercayaan kepada UMI Makassar. Bagi calon mahasiswa dan orang tua, informasi mengenai perkembangan akademik dan kinerja penelitian dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam mengenal perguruan tinggi.
SCImago Institutions Rankings merupakan sistem pemeringkatan internasional yang mengevaluasi perguruan tinggi dan lembaga penelitian berdasarkan sejumlah indikator kinerja institusi.
Berdasarkan informasi dalam materi yang disampaikan UMI, pemeringkatan keseluruhan menggunakan tiga kelompok indikator utama, yakni penelitian, inovasi, dan dampak sosial.
Dalam metodologi overall rank yang dirujuk dalam materi tersebut, komponen penelitian memiliki bobot 50 persen, inovasi 30 persen, dan dampak sosial 20 persen.
Penilaian penelitian mencakup sejumlah aspek, antara lain publikasi ilmiah, dampak sitasi, kualitas publikasi, kepemimpinan ilmiah, serta kerja sama penelitian internasional.
Bagi UMI Makassar, hasil pemeringkatan tahun 2026 menjadi motivasi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penguatan penelitian ke depan perlu diarahkan pada peningkatan kualitas publikasi, pengembangan topik yang relevan, penjagaan integritas akademik, serta perluasan kolaborasi lintas institusi.
Selain menghasilkan karya ilmiah, perguruan tinggi juga memiliki tanggung jawab untuk mendorong pemanfaatan hasil penelitian. Hubungan antara kampus, pemerintah, dunia usaha, lembaga penelitian, dan masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam memperluas penerapan pengetahuan dan inovasi.
Dengan demikian, peningkatan kinerja akademik diharapkan tidak berhenti pada pengakuan melalui pemeringkatan. Lebih dari itu, hasil penelitian perlu memiliki relevansi terhadap kebutuhan masyarakat, mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, dan membuka peluang bagi lahirnya inovasi yang bermanfaat.
Keluarga besar UMI menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT serta penghargaan kepada dosen, peneliti, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, pimpinan unit akademik, dan mitra yang telah berkontribusi terhadap perkembangan universitas.





