POJOKSULSEL, MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar mengeluarkan maklumat moral dan seruan kebangsaan di tengah dinamika sosial dan politik yang kian memanas.

Rektor UMI Prof. Dr. H. Hambali Thalib, SH., MH menegaskan, kampus yang dikenal sebagai Kampus Ilmu dan Ibadah terpanggil menyampaikan pesan kebangsaan kepada civitas akademika, alumni, mahasiswa, dan masyarakat luas.

Prof Hambali menekankan bahwa perjuangan harus ditempuh lewat cara damai dan dialogis, bukan melalui kekerasan atau tindakan anarkis.

Baca Juga: Unhas Keluarkan Edaran Kuliah Daring Hingga Tanggal 4 September 2025

Prof Hambali menegaskan, keberkahan perjuangan hanya bisa diraih jika ditempuh dengan jalan sesuai ajaran Islam, nilai moral universal, serta hukum yang berlaku.

UMI, kata dia, memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk menjaga persatuan bangsa serta memperkuat persaudaraan.

Berikut empat poin maklumat Rektor UMI:

1. UMI mengajak seluruh komponen bangsa, khususnya mahasiswa dan generasi muda, untuk menyuarakan aspirasi serta memperjuangkan kepentingan rakyat dengan cara yang arif, bijaksana, dan beradab, berlandaskan nilai luhur agama,
budaya, serta kearifan lokal Bugis-Makassar yang menjunjung tinggi siri' na pacce (harga diri dan solidaritas).

Baca Juga: Penerima Beasiswa Pemprov Sulsel Diumumkan 31 Agustus, Kuota Terbanyak untuk Jenjang S1

2. UMI menegaskan pentingnya perjuangan intelektual dan kemanusiaan yang dilakukan melalui cara-cara damai, dialogis, dan konstruktif, agar melahirkan solusi yang membangun dan tidak menambah masalah bagi bangsa.

3. UMI menghimbau seluruh mahasiswa dan masyarakat untuk menolak segala bentuk kekerasan dan tindakan anarkis yang hanya menimbulkan luka, kerugian, dan mengaburkan nilai luhur perjuangan itu sendiri.

4. UMI meyakini bahwa keberkahan perjuangan hanya hadir bila ditempuh dengan jalan yang sesuai dengan ajaran Islam, nilai moral universal, serta hukum yang berlaku, sehingga menghasilkan perubahan yang bermartabat dan diridai Allah
SWT.

***