POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menerima piagam penghargaan dari Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atas dedikasi dan kinerja luar biasa dalam penanggulangan bencana.
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Saifullah Yusuf kepada Provinsi Sulawesi Selatan pada peringatan 22 Tahun Taruna Siaga Bencana (Tagana) bertema “22 Tahun Mengabdi: Satu Sinergi untuk Ketangguhan Negeri” di Gedung Aneka Bhakti, Kementerian Sosial, Jakarta.
Torehkan ini sekaligus menjadi pengakuan atas kerja-kerja kemanusiaan yang dilakukan Pemprov Sulsel secara konsisten dan komitmen dalam penanganan bencana yang mencakup fase pra-bencana, tanggap darurat, hingga pasca-bencana.
Baca Juga: Nama-Nama 21 Wakil Dekan Enam Fakultas Lingkup Universitas Muslim Indonesia, Termasuk 8 Perempuan
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, baik jajaran Forkopimda dan tim tanggap bencana daerah yang selama ini berjibaku di lapangan.
“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi semua pihak. Mulai dari jajaran pemerintah, relawan, hingga masyarakat yang bahu-membahu dalam setiap proses penanggulangan bencana,” ujar Andi Sudirman Sulaiman, Selasa (28/4/2026).
Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukan hanya milik pemerintah, melainkan hasil sinergi lintas sektor yang terus diperkuat di Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Daftar 10 UIN Terbaik Versi Webometrics 2026, Kampus Mana Favoritmu?
“Penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri. Kita terus membangun sistem yang responsif, mulai dari mitigasi hingga pemulihan, agar masyarakat bisa lebih terlindungi,” cetusnya.
Andi Sudirman Sulaiman juga menyampaikan penghargaan ini akan menjadi motivasi Pemprov Sulsel untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan daerah, terutama dalam menghadapi potensi bencana yang kerap terjadi di sejumlah wilayah di Sulsel.
“Ini bukan akhir, tetapi pemacu semangat untuk bekerja lebih baik lagi dalam melayani masyarakat, khususnya dalam situasi darurat,” terangnya. ***




