POJOKSULSEL, GOWA - Sebanyak 4.172 pendaki tercatat mengikuti perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa. Basarnas Makassar melaksanakan Siaga Merah Putih selama tiga hari.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas Makassar), Andi Sultan, mengatakan, Siaga Merah Putih di Gunung Bawakaraeng dilaksanakan sejak 15 hingga 18 Agustus 2025

"Kegiatan Siaga SAR Khusus Merah Putih ditutup hari ini dengan total pendaki 4.172 orang di Gunung Bawakaraeng," kata Andi Sultan dalam keterangan tertulis, Senin (18/8/2025).

Baca Juga: BNI Agen46 Hadir di Tamalanrea, Gandeng Koperasi Merah Putih Hadirkan Transaksi Merdeka di Kelurahan

Ia merincikan bahwa sebanyak 65 pendaki dievakuasi dalam Siaga Merah Putih dan satu meninggal dunia dalam.

Selain itu, sebanyak 326 personel dari 87 instansi dan organisasi terlibat dalam siaga SAR.

Mereka disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan pendaki yang merayakan momen 17 Agustus di puncak Bawakaraeng.

Baca Juga: Profil Hilton Pratama Mantong, Pelajar Sulbar Sukses Jadi Pengerek Bendera di Istana Negara

Sultan menuturkan, mayoritas pendaki yang dievakuasi mengalami hipotermia, cedera kaki, hingga gangguan lambung akibat kondisi dingin ekstrem.

“Sebagian besar korban adalah pendaki pemula yang belum terbiasa dengan medan dan cuaca di Bawakaraeng,” katanya.

Dengan selesainya perayaan dan sebagian besar pendaki mulai turun, operasi SAR resmi ditutup.

Baca Juga: Makna Kemerdekaan Versi Wali Kota Parepare Tasming Hamid: Persatuan dan Kebersamaan

Sultan berpesan agar para pendaki lebih matang mempersiapkan diri di kesempatan mendatang.

“Terima kasih kepada seluruh potensi SAR yang membantu hingga kegiatan berjalan lancar,” ujarnya.

Gunung Bawakaraeng memang menjadi ikon perayaan HUT RI di Sulsel.

Tiap tahun ribuan pendaki dari berbagai daerah memadati jalur pendakian demi bisa mengibarkan bendera Merah Putih di puncak gunung pada momen 17 Agustus. ***