POJOKSULSEL, MAKASSAR – Sekretariat DPRD Kota Makassar menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terdampak atas insiden tragis Kantor DPRD Makassar dibakar massa demonstrasi pada Jumat (29/8/2025).

Plt Sekretaris DPRD Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, menegaskan duka mendalam dirasakan pihaknya atas jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dalam peristiwa Kantor DPRD Makassar dibakar.

“Kami berbelasungkawa sedalam-dalamnya. Doa kami untuk keluarga korban agar diberi ketabahan, dan semoga para korban luka segera pulih,” ujar Andi Rahmat dalam siaran pers.

Baca Juga: Unhas Keluarkan Edaran Kuliah Daring Hingga Tanggal 4 September 2025

Andi Rahmat mengungkapkan, saat ini pihak sekretariat masih melakukan pendataan kerugian. Sejumlah fasilitas kantor mengalami kerusakan parah hingga tak lagi bisa difungsikan.

Inventarisasi kerugian, kata dia, akan dilakukan secara transparan dan hasilnya diumumkan setelah verifikasi rampung.

Meski diterpa cobaan, DPRD Makassar memastikan roda kelembagaan tidak terhenti. Sekretariat tengah berkoordinasi dengan pimpinan dewan dan pemerintah daerah untuk mencari solusi, termasuk opsi pemindahan lokasi kerja sementara.

Baca Juga: Kumpulkan Alumni, PATSI UMI Ingin Kembali Satukan Visi Misi

“Agenda kedewanan tetap berjalan. Fungsi legislasi dan pelayanan publik tidak boleh berhenti,” tegas Andi Rahmat.

Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang serta tidak terprovokasi oleh isu-isu liar.

“Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya menjaga ruang demokrasi dengan cara damai dan bermartabat,” tambahnya.

Baca Juga: Grab Indonesia Pastikan Pendampingan Mitra Korban Demo di Kota Makassar

Sekretariat DPRD berharap dukungan semua pihak agar pemulihan bisa berlangsung cepat, sehingga pelayanan publik dan kerja-kerja legislatif kembali optimal. ***