POJOKSULSEL, MAKASSAR - Universitas Hasanuddin (Unhas) memastikan mahasiswa asal Sumatera yang keluarganya terdampak bencana alam tidak berjalan sendiri menghadapi masa sulit.

Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa, mengundang delapan mahasiswa asal Sumatera dari berbagai fakultas untuk berdialog langsung di ruang kerjanya, Senin (8/12/2025) malam.

Pertemuan berlangsung hangat. Prof JJ, sapaan akrab Rektor Unhas, menggunakan kesempatan itu untuk mendengar cerita mahasiswa asal Sumatera satu per satu, termasuk kondisi keluarga di kampung halaman pascabencana.

Ia mengingatkan bahwa situasi sulit tidak boleh mematahkan semangat mereka dalam menempuh pendidikan.

Baca Juga: Dua Guru Madrasah Sulsel Raih Juara Nasional GTK Kemenag 2025, Irna Kamayanti Juga Diganjar Penghargaan

“Kami sangat prihatin. Tapi saya ingin kalian tahu bahwa kuliah tetap harus jalan. Ini bukan hanya soal kampus, tapi harapan keluarga. Kalian yang kelak akan membawa perubahan bagi tanah kelahiran,” ujar Prof JJ.

Unhas memastikan hadir dengan dukungan nyata. Kampus memberikan pembebasan UKT untuk semester berikutnya, khusus bagi mahasiswa yang terdampak langsung bencana.

Untuk penerima beasiswa KIP, pihak kampus menyiapkan kompensasi tambahan agar proses belajar tidak terganggu.

Selain itu, mahasiswa yang mampu menyelesaikan studi tepat waktu juga berpeluang memperoleh akses program Fast Track, yakni jalur percepatan pendidikan yang memungkinkan mereka langsung melanjutkan studi ke jenjang magister.

Baca Juga: UMKM Wajib Identifikasi Bisnis Sejak Awal Agar Usaha Bertahan dan Produk Laris di Pasaran

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof Muhammad Ruslin, serta Direktur Kemahasiswaan, Abdullah Sanusi, turut mendampingi pertemuan.

Keduanya menegaskan bahwa pendampingan psikososial dan akademik akan terus diberikan sesuai kebutuhan tiap mahasiswa. ***