POJOKSULSEL, MAKASSAR - Zikir menggema di Aula Utama Balai Diklat Keagamaan Makassar. Sekitar 500 Jamaah Khalwatiyah Syekh Yusuf Al Makassariy, melantunkan zikir dan doa pada pengujung tahun 2023.

Zikiri dan doa ratusan Jamaah Khalwatiyah Syekh Yusuf Al Makassariy berlangsung pada Sabtu (30/12/2023) malam.

Zikir dan doa akhir tahun yang digelar oleh pengurus Pusat Jamiyyah Tarekat yang masyhur dan memiliki anggota puluhan ribu tersebar di seluruh Nusantara.

Sebelum zikir, ada dua agenda agenda yang dilaksanakan pada Sabtu siang, yakni Pengukuhan Pengurus Pusat Jamiyyah Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf Al Makassariy periode 2024 - 2027.

Baca Juga: Hambaliie Ditunjuk Ketua, Perkenalkan 5 Komisioner KPU Kota Makassar Periode 2023-2028

Kemudian dilanjutkan rapat kerja yang meliputi 5 komisi, mulai dari yang membahas khusus SOP Stafsus Mursyid, program kerja dan pembinaan jamaah, rekomendasi dan pengembangan jamiyyah, Muslimat Jamiyyah, dan Pemuda Jamiyyah.

Ikbal Ismail selaku Ketua Panitia mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan yakni semakin menguatkan rasa kejamiyyahan serta berikhtiar lebih menguatkan organisasi, utamanya dari sisi administrasi yang kian hari kian bertambah jamaahnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Jamiyyah Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf Al Makassariy periode 2024-2027, H Anwar Abu Bakar, menegaskan Tarekat Khalwatiyah adalah bengkel hati.

"Bagaimana mendidik dan melatih hati agar sehat untuk bertaqarruf dan lebih dekat dengan Allah, lebih khusyuk dalam beribadah, dan lebih memanusiakan manusia dari segi tutur kata, adab dan akhlak," ungkap Anwar Abu Bakar.

Baca Juga: Tugas Pertama Pangdam Hasanuddin Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun saat Tiba di Kota Makassar

Jamiyyah adalah lembaga, organisasi tempat berkumpulnya para jamaah dan anggota yang mengurus administrasi dan keberlangsungan organisasi.

"Jadi dengan hal tersebut, kian mematahkan stigma kalau bertarekat itu miskin administrasi dan urus akhirat saja," kata Mantan Kepala Kanwil Kemenag Sulsel dan Kepala Kanwil Sulut ini.

Sementara itu, Dewan Mursyid, Anregurutta Syekh Sayyid Abd. Rahim Assegaf Puang Makka usai mengukuhkan Pengurus Pusat, Koorwil, Cabang dan Banom, menyampaikan bahwa Jamiyyah itu mengurus dunianya. Sementara, Tarekat Khalwatiyah khusus mengurus akhiratnya.

Baca Juga: Siapa Ali Yafid? Plt Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Gantikan Khaeroni. Berikut Profil Lengkapnya

Putera Salah Seorang pendiri Nahdlatul Ulama Sulsel yang akrab dipanggil Puang Makka, itu berobsesi agar murid di jamiyyahnya bisa memiliki peran dan berperan aktif di semua level segmen kehidupan.

"Saya berharap seluruh pengurus bisa istiqamah dalam kejamiyyahan dan kekhalwatiyahnya dan bisa menjaga rasa persaudaraan dan kebersamaan, yang didasari keikhlasan dan kasih sayang dan yang paling utama adalah Mahabbah kepada Baginda Rasulullah SAW," kata Puang Makka.

"Selamat berjuang dan mengemban amanah, semoga ikhtiar kita diberkati dalam mewujudkan tujuan kejamiyyahan kita." ***