POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Manajemen PSM Makassar menjawab terkait status penyerang asingnya, Victor Mansaray yang telah menyatakan keinginan tinggalkan PSM karena gaji tidak dibayar selama dua bulan.
Melalui Media Officer Sulaiman Abdul Karim, ia membantah bahwa Victor Mansaray sudah berpisah atau bahkan meninggalkan tim. Ia memastikan Mansaray tetap ikut dalam tim untuk melawan Persik.
Baca Juga: Dua Bulan Gaji Tidak DIbayar, Penyerang PSM Makassar Victor Mansaray Akhiri Kontrak Secara Sepihak
Sule sapaan Sulaiman Abdul Karim mengatakan jika Mansaray sejauh ini masih dalam bagian skuad Juku Eja. Hanya saja, Sulaiman Abdul Karim tidak merinci terkait status Mansaray ke depannya. Termasuk tunggakan gaji yang menjadi penyebab Mansaray menyatakan ingin keluar dari skuad PSM Makassar.
“Mansaray terjadwal berangkat ke Kediri,” singkat Sulaiman Abdul Karim, Sabtu (16/12/2023).
Seperti yang diketahui, pada ajang Liga 1 Indonesia pekan ke-23, Persik Kediri akan menjamu tamunya PSM Makassar di Stadion Brawijaya Kediri, Senin (18/12/2023), kick off pukul 16.00 WITA.
Baca Juga: Tampil Tanpa Beban Hadapi Sabah FC, PSM Makassar Usung Misi Revans
Sebelumnya, penyerang PSM Makassar Victor Mansaray memilih mengakhiri kontrak secara sepihak dengan PSM Makassar. Keputusan ini buntut dari pembayaran gaji yang telat selama dua bulan.
Pemain kelahiran Sierra Leone baru bergabung dengan Juku Eja -julukan PSM Makassar- pada bursa transfer Liga 1 November 2023 lalu. Mansaray Pemain berpaspor Amerika Serikat itu tampil cukup apik dengan mencatatkan tiga gol dalam lima pertandingan.
Striker berusia 26 tahun meluapkan keluh kesah sekaligus salam perpisahan dengan Juku Eja - julukan PSM Makassar karena merasa dihianati dan PSM Makassar dianggap tidak profesional.
Baca Juga: PSM Makassar Hadapi Masalah Finansial, Erwin Aksa Janji Singkirkan Pengurus yang Tidak Becus
Melalui akun Instagram pribadi Mansaray (@baller__97), Jumat (15/12/2023). Mansaray mengatakan telah berbicara dengan manajemen Juku Eja untuk menghentikan kontraknya.
Menjelang pertandingan pekan ke-23 melawan Persik Kediri, Mansaray mengonfirmasi akan mengakhiri kerjasama dengan PSM Makassar.
“Terima kasih PSM Makassar telah memberiku dua bulan sudah cukup baik. Aku sudah bilang manajemen untuk menghentikkan kontrakku. ‘Penundaan Gaji’ adalah sesuatu yang tidak aku tolerir,” kata Mansaray dalam unggahan di Instagram pribadinya (@baller__97), dilihat pada Jumat (15/12/2023).
Lebih lanjut, Mansaray mengatakan merasa telah dibohongi oleh manajemen klub. Dia menegaskan tidak akan berada dalam skuad PSM Makassar saat bersua dengan Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur pada Senin (18/12/2023).
Baca Juga: OJK Blokir Lebih dari 4.000 Rekening Judi Online
“Aku merasa dikhianati dan dibohongi oleh manajemen (klub). Dengan begitu, aku tidak akan berada di Kediri pada hari senin. Saya doakan yang terbaik untuk kalian ke depannya,” pungkasnya.
Keputusan Mansaray tentu saja mengacu pada aturan baru dari FIFA memberikan hak kepada pemain untuk mengakhiri kontraknya jika gajinya tidak dibayarkan selama dua bulan.
Baca Juga: GBH Parepare Direnovasi, PSM Makassar Pilih Stadion Batakan Balikpapan Sebagai Homebase
Aturan ini memberikan perlindungan kepada para pemain dalam situasi seperti yang dialami oleh Mansaray.
Menurut peraturan FIFA, pemain memiliki hak untuk memutuskan kontraknya jika klub tidak membayar gaji selama periode tersebut.
Aturan ini dapat ditemukan dalam Pasal 14bis Terminating a contract with just cause for outstanding salaries dari Regulations on the Status and Transfer of Players (RSTP) FIFA. ***



