POJOKSULSEL, MAKASSAR - Nama Hilton Pratama Mantong berhasil mencuri perhatian pada upacara penurunan bendera HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Negara, Minggu (17/8/2025) sore.
Hilton Pratama Mantong, Paskibraka asal Sulawesi Barat (Sulbar) itu didapuk sebagai pengerek bendera di Istana Negara.
Kesuksesan Hilton Pratama Mantong menjalankan tugas sebagai pengerek di Istana Negara, turut mengharukan nama Sulbar di kancah nasional.
Baca Juga: Erwin Sodding Ungkap Fakta Ribuan Peserta Beasiswa Pemprov Sulsel Gagal Seleksi
Selain itu, Paskibraka yang bertugas sebagai pembawa baki pada prosesi penurunan bendera di Istana Negara adalah Aliah Sakira dari Sulawesi Selatan (Sulsel).
Aliah Sakira tercatat sebagai siswi SMA Negeri 14 Makassar.
Dara kelahiran Makassar, 1 Oktober 2008, itu merupakan adalah anak dari pasangan Djabbar B dan Azmach Febriany.
Baca Juga: Sekda Sulsel Minta Sejumlah PKS SPAM Mamminasata Dikaji Ulang, Termasuk dengan Makassar dan Gowa
Paskibraka lainnya yang mendapatkan tugas adalah I Kadek Mentor Sad Ananta Wicaksana. Pelajar dari Provinsi Bali mengemban tugas Komandan Kelompok 8.
Sementara itu, Muhammad Ghaalib Al Ghifari, pelajar SMA Kebangsaan asal Provinsi Lampung itu mendapat tugas sebagai pembentang.
Profil Hilton Pratama Mantong
Hilton Pratama Mantong lahir di Makassar, 11 April 2009. Tercatat sebagai siswa SMA Negeri 1 Mamuju.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Undang Penggiling Beras Hingga Satgas Pangan, Hasilkan Kesepakatan Ini
Hilton, sapaan akrabnya bercita-cita menjadi anggota Polri. Ayahnya bernama Herman Mantong. Ibunya adalah Irmina Waty Mirrong.
Ia tinggal di Jalan Pengayoman, Kelurahan Rimuku, Kabupaten Mamuju.
Pendidikan Sekolah Dasar diselesaikan di SD Negeri 4 Mamuju.
Ia juga tercatat sebagai alumnus SMP Negeri 4 Mamuju.
Baca Juga: 429 Pegawai Baru Unhas Dilantik, Ini Rincian Lengkapnya
Hilton memiliki tinggi badan 175,5 sentimeter. Ia hobi dengan sepak bola.
Hilton adalah anggota Paskibraka Nasional tahun 2025 perwakilan Sulbar bersama Zalfa Naqiyya dari SMA Negeri 1 Tinambung, Polewali Mandar.
***




