POJOKSULSEL, MAKASSAR - Imam Besar Masjid Istiqlal Prof Dr KH Nasaruddin Umar akan menghadiri pelantikan dan mukernas Dewan Pengurus Pusat Ikatan Alumni dan Keluarga Asadiyah (DPP IKAKAS) periode 2024-2029.

Ketua panitia Sultan Tajang mengatakan, Prof Nasaruddin akan membuka acara pelantikan dan mukernas DPP IKAKAS di Hotel Claro, Kota Makassar pada Jumat (18/10/2024).

"Beliau Anregurutta Prof Dr H Nasaruddin Umar yang akan membuka kegiatan," kata ketua panitia pelantikan dan mukernas DPP IKAKAS Sultan Tajang, Kamis (17/10/2024).

Baca Juga: Sosok Haniah Mukhtar, Dosen UIN Alauddin Unjuk Kemampuan pada Kegiatan Ilmiah Internasional di Dubai

Pelantikan dan mukernas akan dihadiri oleh seluruh alumni dan keluarga besar As’adiyah di seluruh Indonesia.

Ada sekitar 500 orang akan hadir untuk mendukung dan mensukseskan acara tersebut.

Sultan Tajang mejelaskan jika persiapan pelantikan dan mukernas DPP IKAKAS periode 2024-2029 sudah rampung 90 persen.

Baca Juga: HMJ BPI UIN Alauddin Makassar Gelar Countfest 2024, Hadirkan Musisi Lokal dan Selbgram Makassar

“Alhamdulillah kami selaku panitia sudah melakukan persiapan kegiatan ini sudah jauh-jauh hari karena ini adalah hajatan yang sudah lama di tunggu oleh seluruh alumni As’Adiyah,” terangnya.

Ia optimistis akan suksesnya pelantikan dan mukernas karana seluruh alumni memberikan kontribusi terbaik.

Ia mengatakan, jika pelantikan dan mukernas IKAKAS adalah perdana dilaksanakan secara akbar.

Baca Juga: Jamaluddin Syamsir, Aktivis Pesantren Penantang Petahana Bulukumba Siapkan 27 Program Strategis

“Spirit dan dukungan dari para Gurutta adalah modal dasar kami membangun solidaritas mengawal kegiatan pelantikan dan mukernas DPP-IKAKAS," katanya.

Apalagi, kata Sultan Tajang, pelantikan dan mukernas akan dihadiri oleh Imam Besar Masjid Istiqlal Anregurutta Prof Dr H Nasaruddin Umar, yang juga Ketua Umum PP Pontren As’adiyah.

"Ketua Yayasan Pondok Pesantren As’adiyah, Gurutta H. Bunyamin M. Yapid, Lc., MA juga akan hadir," katanya.

Diketahui, Pondok Pesantren Asadiyah berdiri pada tahun 1930.

Pontren Asadiyah adalah pondok pesantren tertua di Sulawesi Selatan yang terletak di tengah-tengah ibu kota Kabupaten Wajo.

Baca Juga: Hadiri MKKS se Kabupaten Luwu Utara, Indah Ingatkan Soal Indeks Pendidikan

Jaraknya sekitar 200 km dari Makassar, ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan.

Pondok Pesantren Asadiyah didirikan pertama kali oleh seorang ulama Bugis yang lahir dan besar di Makkah, Arab Saudi, yakni Anregurutta KH. Muhammad As’ad atau lebih dikenal sebagai Anregurutta Puang Haji Sade.

Sejak berdiri Pondok Pesantren As’adiyah sudah memiliki kurang lebih 500 Cabang dan banyak mencetak ulama ternama, membuat Wajo berjuluk kota santri.

***