POJOKSULSEL, MAKASSAR - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan RS Kemenkes Makassar, di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (6/9/2024).
Peresmian RS Kemenkes Makassar dilakukan Presiden Jokowi didampingi Menkes Budi Gunadi Sadikin, Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh, Walik Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.
Jarum jam menunjukkan pukul 16.36 Wita, Presiden Jokowi meresmikan RS Kemenkes Makassar, ditandai penekanan tombol sirine, Jumat (6/9/2024).
Baca Juga: Kolaborasi Save The Children dan Celosia Marennu Inisiasi Sekolah Tangguh Bencana di Lutra
RS Kemenkes Makassar merupakan rumah sakit ke-8 yang diresmikan Presiden Jokowi, dari 10 RS yang rencananya akan diresmikan hingga bulan Oktober mendatang.
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Kementerian Kesehatan telah membangun 15 rumah sakit vertikal di Indonesia.
Budi mengatakan, RS Kemenkes Makassar akan menjadi rumah sakit super hub, untuk menampung pasien kanker, stroke, dan jantung di wilayah bagian timur Indonesia.
Baca Juga: Peserta Workshop dan Kemendagri Sepakati Langkah Strategis Percepat Penurunan Stunting
"Di Makassar adalah rumah sakit, kita menyebutnya sebagai super hub untuk penyakit kanker, stroke, dan jantung untuk bisa menampung pasien-pasien yang berasal dari daerah Maluku, Papua dan Kalimantan," ungkap Budi dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, Kemenkes memiliki beberapa rumah sakir terbesar di Kalimantan, Papua, dan Maluku. Tapi untuk perawatan yang membutuhkan alat-alat canggih dan mumpuni ada di RS Kemenkes Makassar.
"Sehingga tidak perlu lagi didorong ke Jawa ataupun Jakarta," ungkapnya.
Baca Juga: Rahmat Erwin Abdullah Sumbang Emas untuk Sulsel di PON XXI Aceh-Sumut
Sementara itu, Presiden Jokowi mengatakan bahwa sektor kesehatan menjadi perhatian pemerintah selama ini.
"Pemerintah tidak hanya membangun urudan infrastruktur seperti jalan tol atau pelabuhan, atau airport baru, tetapi juga di bkdang pelayanan kesehatan sangat penting sekali kita perhatikan," kata Jokowi.
Presiden Jokowi mengaku kadang sedih saat meninjau fasilitas kesehatan di rumah sakit daerah.
"Saya kadang sedih kalau masuk ke rumah sakit daerah, ruangannya agak gelap. Rumah sakityaa juga sudah kumuh," katanya.
"Dan sampai hari ini, saya sudah meresmikan 8 rumah sakit. Kira-kira sebesar ini," ujar Presiden Jokowi.
***




