POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin sempat kaget saat melihat data Badan Narkotika Nasional Provinsi atau BNNP Sulsel.

"Saya agak kaget-kaget juga dengar datanya gitu. Ternyata kita, Sulsel ini termasuk yang kategori sudah high dan sangat membahayakan," kata pj Gubernur Sulsel Bahtiar.

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar bersilaturahmi dengan BNNP Sulsel, untuk memperkuat pencegahan dan penanganan narkotika di Sulsel,di Jalan Manunggal, Maccini Sombala, Kota Makassar, Jumat (8/9/2023).

Baca Juga: Andi Sudirman Sulaiman Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Pius Lustrilanang di Unsoed

Bahtiar menyebut, kondisi Sulsel masuk dalam kategori tinggi peredaran narkoba. Menurutnya, kondisi tersebut bisa membahayakan dalam jangan panjang.

Bahkan, lanjut Bahtiar, data mitra BNNP Sulsel menunjukkan 55 ribu orang berpotensi menjadi area rawan narkoba.

"Kurang lebih 55 ribu hasil riset mitra BNNP Sulsel hasil Riset diidentifikasi potensial menjadi area rawan narkoba," kata Bahtiar.

Baca Juga: Inilah Aswin Jahar, Sosok Bhabinkamtibmas di Gowa yang Sisip Gaji Bantu Kaum Duafa

Karena itu, ancaman narkoba di Sulsel harus disampaikan kepada masyarakat supaya memperkuat jaring pengaman di lingkungan keluarga.

Begitu juga dengan jaring pengaman aparat keamanan dalam memberantas narkoba. Jika tidak Bisa menjadi Bahaya dalam jangka panjang terhadap masa depan Sulsel.

Bahtiar mengatakan, kolaborasi dan jalin sinergitas serta seluruh lembaga nanti akan dijadwalkan bertemu langsung guna membahas terkait ini dan mencari solusinya.

"Melayani sebanyak 10 juta orang tidak mudah juga, kami pegawai Pemprov Sulsel memiliki keterbatasan dalam hal itu baik langkah maupun alat pasti terbatas," ungkapnya.

Baca Juga: 32 Orang Ikut Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkot Parepare, Ini Rinciannya

Lebih lanjut, Bahtiar menjelaskan yang mengurus narkotika, baik pencegahan, penanganan, dan lainnya sudah ada lembaga negara, yakni BNN ada di pusat, provinsi maupun kabupaten/kota.

Di tingkat pusat, lanjut Bahtiar, dirinya adalah Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum yang keseharian mitranya adalah BNN yang mengurusi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Di tempat yang sama, Kepala BNNP Sulsel, Brigjen Pol. Guruh Ahmad mengatakan, suatu kesyukuran dan terima kasih tentunya karena mendapat dukungan dari Pj. Gubernur.

"Tentunya, kita memberikan rasa aman kepada masyarakat yang lebih baik. Dan tentu dengan kolaborasi, sinergi untuk menatap Sulsel yang jauh lebih baik," imbuhnya. ***