POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pendaftaran Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS, hari pertama pada 14 kecamatan di Kota Makassar, Sulsel, didominasi perempuan.

Berdasarkan data yang dirilis KPU Makassar, pendaftar KPPS hari pertama pada 14 kecamatan didominasi perempuan.

Pada data tersebut, pendaftar KPPS di Kecamatan Rappocini terbanyak pada hari pertama. Jumlahnya mencapai 732. Adapun rinciannya 282 pendaftar laki-laki dan 450 pendaftar perempuan.

Selanjutnya, pendaftar KPPS di Kecamatan Tamalate pada hari pertama sebanyak 724. Adapun rinciannya, yakni pendaftar laki-laki berjumlah 243 dan pendaftar perempuan berjumlah 481.

Baca Juga: Peringatan Hari Korban 40 Ribu Jiwa Momentum Kenang Orang Sulsel Setia Pada NKRI

Adapun jumlah pendaftar anggota KPPS di Kecamatan Tallo pada hari pertama berjumlah 594. Pendaftar perempuan sebanyak 409 dan 185 pendaftar laki-laki.

Pendaftar calon anggota KPPS hari pertama di Kecamatan Tamalanrea sebanyak 300. Kecamatan Mamajang sebanyak 291, terdiri dari laki-laki 104 orang dan perempuan 187 orang.

Kecamatan Manggala sebanyak 249 orang pendaftar calon anggota KPPS pada hari pertama. Kecamatan Ujung Tanah sebanyak 187, masing-masing laki-laki 46 orang dan perempuan 141 orang.

Kecamatan Bontoala sebanyak 184 orang dengan rinciran laki-laki 53 orang dan perempuan 131 orang.

Baca Juga: Buka Turnamen Sepakbola Kambisa Cup IV, Bupati Luwu Utara Tekankan Pembinaan

Kecamatan Panakkukang berjumlah 175 orang, masing-masing 54 orang laki-laki yang daftar anggota KPPS dan 121 perempuan.

Kecamatan Mariso sebanyak 165 orang yang daftar calon anggota KPPS pada hari pertama. Laki-laki 70 orang dan perempuan 95 orang

Sementara Kecamatan Wajo berjumlah 123. Pendaftar laki-laki sebanyak 53 orang dan 70 orang perempuan. Adapun Biringkanaya yakni 104 orang. Laki-laki 27 orang dan perempuan 77 orang.

Baca Juga: Bupati Indah Kirim Bantuan Masyarakat Luwu Utara untuk Palestina Melalui PMI

Adapun dua kecamatan di Kota Makassar yang pendaftar calon anggota KPPS masih di bawah 100 orang, pada hari pertama adalah Kecamatan Kepulauan Sangkarrang dan Kecamatan Ujung Pandang.

Jumlah pendaftar di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang yakni 59 orang dengan rincian 10 orang laki-laki dan 49 orang perempuan.

Sementara, pendaftar calon anggota KPPS di Kecamatan Ujung Pandang pada hari pertama adalah 25 orang. Adapun rinciannya laki-laki 6 orang dan 19 orang perempuan.

Anggota KPU Makassar Endang Sari mengatakan, proses pembentukan KPPS sangat krusial. Hal itu karena KPPS akan melayani langsung pemilih di TPS dan melaksanakan proses pemungutan dan perhitungan suara tahap pertama di TPS.

"Kami tentu belajar dari evaluasi Pemilu 2019, dan kami berharap tidak ada lagi kejadian pilu yang terjadi seperti pada tahun 2019," kata Endang Sari.

Baca Juga: PSM Makassar Hadapi Masalah Finansial, Erwin Aksa Janji Singkirkan Pengurus yang Tidak Becus

Oleh karena itu, kata Endang Sari, pihkanya benar-benar harus memastikan bahwa KPPS nantinya siap untuk bertugas di TPS.

Ia mengatakan, isu kesehatan adalah hal yang paling penting karena yang akan bekerja di TPS berjumlah 28.028 KPPS dan 8.008 petugas keamanan.

"Kami berharap agar isu kesehatan ini juga menjadi perhatian khusus dari dinas terkait sebagai wujud dukungan terhadap pelaksanaan Pemilu 2024 khususnya di kota Makassar,"

Baca Juga: OJK Memproyeksikan Budidaya Pisang Cavendish di Sulsel Dorong Perputaran Uang Hingga Rp180 Triliun Per Tahun

"Besar harapan kami para pendaftar KPPS dimudahkan dan digratiskan serta dipastikan sehat dalam proses pemeriksaan yang dilakukan di Puskesmas-puskesmas yang ada di Kota Makassar," tambah Endang Sari. ***