POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pemprov Sulsel dapat penghargaan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) terkait penyelesaian disparitas data ASN.

Bagaimana tidak, Pemprov Sulsel mampu menyelesaikan 5.032 disparitas data dalam waktu singkat.

Pencapaian itu menempatkan Pemprov Sulsel berada pada peringkat pertama penuntasan disparitas data pada Kantor Regional IV BKN Makassar.

Baca Juga: Inisiasi Proklim, MDA Gandeng DLH Luwu Sosialisasi Program Kampung Iklim di Kecamatan Latimojong

Kepala BKD Sulsel Sukarniaty Kondolele menerima penghargaan tersebut dari BKN di Hotel Four Point By Sheraton Makassar, Kamis (10/10/2024).

Sukarniaty Kondolele menyampaikan rasa bangganya, karena Pemprov Sulsel berhasil menyelesaikan data ASN dengan baik.

Ia mengatakan, penuntasan disparitas data ASN sesuai dengan instruksi Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Zudan Arif Fakrulloh.

Baca Juga: Kejati Sulsel Tetapkan Dua Tersangka Proyek Pipa Air Limbah Makassar

Sukarniaty Kondolele menjelaskan, Prof Zudan sangat mengapresiasi pegawai yanng memiliki kinerja dan prestasi, serta memberikan kontribusi positif bagi instansi dan masyarakat.

Prof Zudan akan memberikan penghargaan kepada ASN terbaik dan berprestasi, berupa beasiswa untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 dan S3.

"Ini sesuai instruksi dari bapak Pj Gubernur yang sangat konsen terhadap pengelolaan kepegawaian," kata Ani, sapaan kepala BKD Sulsel dalam keterangan tertulis.

Baca Juga: Kronologi Penumpang Kapal Feri Lompat di Perairan Mamuju. Sempat Minta Telepon Anak

Ia menegaskan, dukungan penuh Prof Zudan jadi motivasi menyelesaikan permasalahan disparitas ASN dengan cepat.

"Dan Alhamdulillah, kita yang terbanyak di wilayah kerja Kantor Regional IV," ujarnya.

Penghargaan ini menambah sederet prestasi yang sudah diraih oleh Pemprov Sulsel dalam pengelolaan data dan manajemen ASN.

Apalagi, kata Sukarniaty Kondolele, penyelesaian disparitas data sangat penting demi mewujudkan satu data ASN. Karena ini akan mendukung pelayanan kepegawaian yang lebih baik.

Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi BKD untuk terus melakukan inovasi dan perbaikan dalam pelayanan kepegawaian. Termasuk dengan digitalisasi kepegawaian.

Baca Juga: Penumpang Kapal Feri yang Lompat ke Laut di Perairan Mamuju Masih Dicari

"Semoga penghargaan ini semakin memacu kinerja kami di BKD dan mampu mempertahankan capaian yang ada," jelasnya.

Disparitas data ASN adalah perbedaan signifikan antara data yang tercatat dalam sistem dengan kondisi riil di lapangan.
***