POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo hadir dalam peletakan batu pertama renovasi Masjid Al Kautsar, Kota Makassar. Kegiatan berlangsung pada Jumat (25/8/2023).
Peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya renovasi renovasi Masjid Al Kautsar begitu dinantikan oleh masyarakat setempat. Kegiatan itu pun berlangsung penuh haru. Tidak hanya ketua DPRD Kota, hadir juga sejumlah tokoh.
Diantaranya anggota DPRD Provinsi, Camat Manggala, Kapolsek Manggala, Ketua Dewan Masjid Manggala, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Baca Juga: DPRD Makassar Soroti Proyek Pembangun Gedung Puskesmas Ujung Pandang Baru yang Mangkrak
"Renovasi ini adalah bukti nyata bagaimana masyarakat kita dapat bersatu untuk melestarikan warisan budaya dan spiritual kita. Masjid Al Kautsar bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga merupakan bagian penting dari sejarah dan identitas Kota Makassar," kata Rudianto Lallo.
Pelatakan batu pertama ini, kata Rudianto Lalo, buka hanya menjadi penanda dimulainya proses renovasi, tapi juga menjadi simbol persatuan dan kerjasama pemerintah dan masyarakat.
Kehadiran beragam tokoh dari berbagai latar belakang dan tingkatan jabatan menunjukkan komitmen bersama dalam membangun dan memperindah tempat ibadah yang sangat dihormati.
Baca Juga: DPRD Makassar Atensi Pasar pertigaan Leimena-Tello yang Kerap Jadi Biang Macet
Acara ini juga menjadi momen bagi warga Pesona Prima Griya dan Masyarakat sekitar untuk turut berpartisipasi dalam proses pembangunan.
Dengan semangat gotong royong, masyarakat berbondong-bondong hadir untuk menyaksikan dan memberikan doa restu untuk kesuksesan renovasi ini.
Dalam laporan, Dr. Syamsul Bahri, menyampaikan bahwa panitia renovasi Masjid Al Kautsar berencana untuk melibatkan masyarakat secara aktif dalam seluruh proses renovasi, mulai dari pengumpulan dana hingga pemilihan desain yang sesuai dengan nilai-nilai budaya dan arsitektur islam.
Baca Juga: Pro Kontra Lokasi PSEL, DPRD Makassar Minta Diselesaikan Dengan Bijak
Renovasi ini diharapkan akan memperkuat hubungan sosial dalam komunitas dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi warga sekitar.
Dengan peletakan batu pertama ini, dimulailah sebuah babak baru dalam sejarah Masjid Al Kautsar. Renovasi ini bukan hanya sekadar memperbarui fisik bangunan, tetapi juga membangun fondasi untuk masa depan yang lebih baik, di mana semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap warisan lokal tetap terjaga.
Renovasi Masjid Al Kautsar menjadi bukti konkret bahwa kebersamaan masyarakat dapat mengatasi berbagai tantangan dan menggapai tujuan bersama. Semangat ini akan terus memandu langkah-langkah panitia dan masyarakat dalam menjalankan proses renovasi dengan penuh semangat dan kesungguhan. ***



