POJOKSULSEL, MAKASSAR - Tim gabungan dari BPBD Makassar, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Makassar, serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang melakukan pencarian seorang pria lanjut usia yang diduga tenggelam di Kanal Panakkukang, Kota Makassar, Senin (14/9/2026).
Informasi dugaan warga tenggelam di Kanal Panakkukang disampaikan Camat Panakkukang, Syahril. Korban diketahui merupakan warga Batua berusia 67 tahun yang hingga kini belum kembali ke rumah sejak Minggu (13/9/2026) malam.
Syahril mengatakan, korban setiap hari diketahui melintas di sekitar Kanal Panakkukang. Ia biasa berjalan dari rumahnya di kawasan Batua menuju arah Tamamaung.
"Setiap hari dia lalu-lalang dari rumahnya di Batua ke arah Tamamaung. Tadi malam dia tidak pulang ke rumah dan dicari keluarganya,” kata Syahril kepada wartawan.
Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian. Saat berada di sekitar kanal, keluarga menemukan sandal dan topi yang diduga milik korban.
Baca Juga: Tindak Tegas Pelanggaran Etika di Maros, Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM Tetap Aman
“Ditemukan ada sandal dengan topinya di sini. Tadi baru ditemukan sekitar 15 menit yang lalu, sehingga keluarganya melakukan pencarian. Tapi belum ditemukan,” ujarnya.
Syahril mengatakan, temuan tersebut menjadi salah satu indikasi korban kemungkinan terjatuh atau tenggelam di kanal. Selain sandal dan topi, terdapat informasi dari saksi mengenai adanya celah di antara tumbuhan eceng gondok di permukaan kanal.
Terkait informasi yang menyebut korban dalam kondisi mabuk sebelum diduga tenggelam, Syahril menyebut hal tersebut masih sebatas informasi dari keluarga.
“Menurut informasi dari keluarga, korban kesehariannya suka minum tuak. Tapi itu masih dugaan,” jelasnya.
Syahril berharap dugaan tersebut tidak terbukti dan korban segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Untuk mempercepat pencarian, pihaknya langsung menghubungi BPBD, Damkarmat, dan BBWS Pompengan Jeneberang.
Baca Juga: Tasming Hamid Serahkan Bantuan Peralatan UMKM, Tekankan Kejujuran dan Kerja Keras
Tim gabungan kemudian diterjunkan untuk melakukan pencarian sekaligus membersihkan eceng gondok yang menutupi sebagian permukaan kanal.
“Tadi kami menelpon langsung BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran dan juga kami menelpon Balai Sungai untuk segera membersihkan eceng gondok di sungai,” katanya. ***




