POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pagi di Monumen Mandala, Sabtu (21/9/2025), terasa berbeda. Sejak matahari terbit, kawasan ikonik di jantung Kota Makassar itu dipenuhi sorak dan semangat generasi muda. Warga tumpah ruah menyambut peluncuran kampanye terbaru Kratingdaeng bertajuk Satu Energi Satu Semangat.
Kampanye Kratingdaeng bertajuk Satu Energi Satu Semangat berlangsung sejak pukul 06.00 hingga 11.00 Wita, menjadi perayaan energi kolektif. Warga diajak bergerak bersama lewat lari, skateboard, sepeda, hingga zumba. Suasana makin meriah dengan instalasi seni interaktif serta stan myth-xologist yang menghadirkan racikan minuman berbasis Kratingdaeng.
Head of Marketing Kratingdaeng, Winny Irawati, menjelaskan kampanye Satu Energi Satu Semangat, menyatukan dua format produk, yaitu botol kaca yang hadir sejak 1991 dan Red Bull Gold Can yang dikenal sejak 2018, di bawah satu nama besar Kratingdaeng.
"Makna Satu Energi Satu Semangat sebenarnya untuk merayakan setiap orang punya energi dan kalau disatukan akan memberikan dampak yang sangat positif," ucap Winny Irawati kepada wartawan.
Baca Juga: Bupati Maros Chairdir Syam Paparkan Master Plan Pariwisata di Kemenpar
Ia menegaskan penyatuan brand ini bukan sekadar soal desain atau label, tetapi upaya menguatkan komunikasi dan menegaskan posisi Kratingdaeng di hati generasi muda.
Makassar menjadi kota ketiga peluncuran setelah Jakarta dan Medan. “Makassar selalu istimewa bagi Kratingdaeng. Penjualannya sesuai target dan setiap tahun kami rutin menggelar event besar di sini,” tambah Winny Irawati.
Dengan konsep Satu Energi, Satu Semangat, Kratingdaeng menegaskan diri sebagai minuman energi yang terus berevolusi, merangkul kreativitas, dan mengajak generasi muda Indonesia untuk bergerak maju bersama.
Rangkaian acara Kratindaeng bertajuk Satu Energi, Satu Semangat di Monumen Mandala Makassar:
Baca Juga: Selamat! Andi Edy Manaf Pimpin ISKI Sulsel 2025–2028, Pelantikan Pengurus Pekan Depan
Sejak pukul enam pagi, Makassar sudah penuh semangat. Energy Walk Parade membuka hari dengan langkah kolektif, mengajak warga bergerak bersama diiringi musik dan keceriaan.
Setibanya di Monumen Mandala, suasana makin hidup. Zumba Session menghadirkan gerakan sederhana nan menyenangkan, membuat semua orang bersenang-senang bersama sejak pagi.
Keseruan berlanjut di Tantangan Basket Halfcourt Shot dan High Jump, di mana setiap keberhasilan disambut riuh penuh semangat penonton. Adrenalin dan tawa bercampur, menyalakan energi yang terasa nyata.
Panggung musik ikut memberi warna dengan penampilan Forharmony Band, membawakan lagu-lagu akrab yang membangkitkan mood dan membuat suasana pagi makin hangat.
Baca Juga: 411 Orang Diringkus dalam 20 Hari Operasi Sikat Lipu 2025 di Sulsel
Di Myth-Xologist Station, pengunjung menemukan cara baru menikmati Kratingdaeng lewat racikan segar dengan buah dan sari buah. Sensasi ini menghadirkan pengalaman yang lebih modern, fun, dan sesuai dengan gaya hidup generasi muda.
Sorak-sorai semakin semarak saat Celebrity Match 3on3 Basketball berlangsung. Public figure seperti Aditya Surya, Zakaribo, dan Adi Surya ikut turun ke lapangan, berbagi aksi, tawa, dan energi positif bersama penonton.
Dan akhirnya, energi pagi itu semakin lengkap dengan penampilan Jacson Zeran yang membawakan Tabola Bale. Lagu viral dari Indonesia Timur ini memadukan dialek lokal dengan beat modern, menjadi simbol kreativitas anak bangsa yang berhasil menyatukan banyak hati.
Selain Tabola Bale, Jacson juga menghadirkan lagu-lagu lainnya yang tak kalah berenergi, menjadikan panggung Kratingdaeng penuh warna dan semakin dekat dengan semangat generasi muda.
Baca Juga: ITP Kerjasama UMI Gelar Pelatihan Audit Mutu Internal Program Hibah SPMI, 7 Kampus Teken MoU
Lewat kehadirannya, Kratingdaeng merayakan semangat lokal yang bergema hingga ke level global.
Selain musik, Kratingdaeng juga merayakan energi kreativitas visual melalui kolaborasi dengan seniman pop-art Muchlis Fachri alias Muklay.
Instalasi Wall of Art: Satu Energi, Satu Semangat mengajak pengunjung ikut mewarnai karya bersama, sementara patung terbaru karakter ikonik Muklay, Si Jabrik, berdiri sebagai simbol energi yang berani dan tidak takut berbeda.
Muklay, yang karyanya telah dikenal hingga Jepang, Korea, dan Malaysia, membawa warna lokal dengan daya tarik global — menjadikan kolaborasi ini relevan bagi generasi muda yang kreatif dan ekspresif.
Baca Juga: PNUP Kukuhkan 460 wisudawan, Ini Pesan Khusus Prof Jamal
Sebagai bagian dari kolaborasi, Kratingdaeng juga meluncurkan merchandise eksklusif berupa scarf, tote bag, dan t-shirt dengan desain khas Muklay. Merchandise ini bukan sekadar koleksi, tapi ekspresi semangat yang bisa dipakai, dibagikan, dan dibanggakan.
Dari instalasi yang memikat, seni yang hidup, pertandingan yang seru, hingga parade yang membuka hari — Kratingdaeng membuktikan bahwa ia bukan hanya hadir, tapi juga berevolusi. ***




