POJOKSULSEL, MAKASSAR - Ketua Kelompok Tani (Poktan) di Kabupaten Bone, melapor ke Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman gara-gara tidak dapat pupuk subsidi tahun ini.

Supriadi selaku Ketua Kelompok Tani di Desa Pammusureng, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone itu mengeluh karena tidak menerima bantuan pupuk subsidi.

Kelompok Tani yang beranggotakan 40 orang di Desa Pammusureng, menggarap lahan persawahan seluas Rp25 hektare.

Baca Juga: Andi Sudirman Sulaiman Tanggapi Diusul NasDem Berpaket Fatmawati Rusdi di Pilgub Sulsel

"Di kelompok saya itu nda ada sama sekali pupuk saya dapat selama tahun ini. Artinya 40 orang anggota kelompok saya nda sama sekali mendapatkan pupuk di tahun ini," kata Supriadi kepada Mentan Amran Sulaiman.

Amran Sulaiman menanyakan penyebab kelompok tani di Desa Pammusureng tidak dapat pupuk.

Setelah ditelusuri, kelompok tani tersebut tidak terinput dalam sistem.

Baca Juga: NasDem Usul Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi Duet di Pilgub Sulsel

"Saya tanam padi di situ dengan jagung, pak, tidak dipupuk," kata Supriadi.

Merespons hal itu, Mentan Amran Sulaiman memberikan bantuan bibit padi dan jagung kepada kelompok tani di Desa Pamussureng.

Tidak hanya itu, Amran Sulaiman juga memberikan bantuan satu unit hand tractor kepada kelompik tani tersebut.

Baca Juga: Calon Paskibraka asal Bone, Rheza Perdalam Wawasan Kebangsaan Jelang Seleksi Nasional

Mentan Andi Amran Sulaiman melalut kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan, untuk memberikan bantuan pertanian dan bantuan bencana pada 7 kabupaten.

Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Sulsel.

Bantuan yang diserahkan mencakup benih hortikultura, perkebunan, pupuk, dan alat mekanisasi pertanian (alsintan) dengan nilai lebih dari Rp 365 miliar.

Selain itu, Kementan juga memberikan bantuan untuk bencana alam di tujuh kabupaten/kota (Luwu, Enrekang, Sidrap, Wajo, Bone, Pinrang, dan Sinjai) senilai Rp 48,3 miliar.

Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa penyerahan bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan petani.

Baca Juga: PROFIL Andi Muhammad Rheza Aidhil Nararya, Remaja Asal Bone Diutus Seleksi Paskibraka Nasional 2024

"Melalui bantuan ini, kami ingin daerah-daerah yang terkena musibah segera pulih dan Sulawesi Selatan semakin maju," ujar Amran Sulaiman.

Mentan berharap bantuan ini dapat meringankan beban korban sehingga mereka dapat bangkit kembali dan memperkuat perekonomian Sulsel yang sempat terganggu akibat bencana.

“Bencana di Sulsel ini harus kita hadapi bersama, karena satu petani yang terkena bencana adalah musibah kita bersama. Maka yang terdampak ini akan kita beri bibit, benih, traktor, dan pupuk gratis,” tegasnya. ***