POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kapolda Sulsel Irjen Rusdi Hartono dimutasi. Penggantinya adalah jebolan Akpol tahun 1991, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro.

Pergantian Rusdi Hartono sebagai Kapolda Sulsel tertuang dalam Telegram Kapolri nomor: ST/2192/IX/KEP./2025, tanggal 24 September 2025

Rusdi Hartono dimutasi sebagai PATI Bareskrim Polri. Saat ini, Djuhandhani Rahardjo Puro menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri.

Rusdi Hartono dan Djuhandhani Rahardjo Puro sama-sama jebolan Akpol 1991. Satu angkatan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Baca Juga: Pelatihan Jurnalistik Santri Pesantren Aljunaidiyah, Pesan Idchan Pasinringi: Teladani Sifat Nabi Muhammad

Diketahui, Rusdi Hartono baru menjabat sebagai Kapolda Sulsel selama 6 bulan.

Ia diangkat sebagai Kapolda Sulsel pada bulan Maret 2025.

Rusdi Hartono saat itu menggantikan Irjen Yudhiawan Wibisono.

Baca Juga: Gubernur Sulsel dan Kapolda Hadir Melayat Ibunda Wagub Fatmawati Rusdi

Dilansir laman Tribratanews.bengkulu, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam rangka penyegaran, pengembangan karier, dan optimalisasi kinerja institusi.

"Mutasi dan rotasi jabatan ini adalah hal yang dinamis dalam tubuh Polri. Ini merupakan bagian dari proses pengembangan karier dan memperkuat organisasi untuk menjawab tantangan tugas kontemporer dan kedepannya yang semakin terus berkembang untuk memberikan perlindungan dan pelayanan serta mewujudkan Kamtibmas,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo, Jumat (26/9/2025).

Brigjen Trunoyudo menegaskan bahwa seluruh proses mutasi telah melalui pertimbangan matang dan analisis kebutuhan organisasi.

Baca Juga: GREBEG KPU Makassar Edukasi Pemilih Pemula di SMKN 8, Singgung Pemilihan Ketua OSIS

"Polri senantiasa melakukan pengembangan terhadap personel dan sesuai kebutuhan organisasi, Mutasi ini tidak hanya sebagai penyegaran, tetapi juga bagian dari transformasi organisasi, Operasional, pelayanan serta pengawasan untuk mewujudkan Polri yang Presisi,” tutupnya.***