POJOKSULSEL, MAKASSAR - Langkah Junda Maulana di dunia birokrasi bukanlah perjalanan singkat. Pria kelahiran Makassar, 8 Juni 1971 itu memulai karier dari bawah, sebelum akhirnya dipercaya memegang jabatan strategis di Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Hari ini, Senin (10/11/2025) Junda Maulana dilantik sebagai Sekda Sulbar.

Alumnus Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) ini pertama kali menjejakkan kaki di Kabupaten Mamuju tahun 1993. Tugas perdana Junda Maulana sebagai staf Kecamatan Kalumpang menjadi awal pengabdiannya dalam dunia pemerintahan.

Perjalanan karier Junda Maulana terus menanjak. Pada 2003, ia dipercaya sebagai Kasubag Ketertiban Umum Satpol PP Mamuju.

Enam tahun berselang, ia menempati posisi Kabag Organisasi Setda Mamuju (2009), lalu Kepala BKD (2011) dan Kepala Bappeda Mamuju (2012).

Baca Juga: Ingin Tahu Siapa yang Berangkat Haji 2026? Cukup Cek di Aplikasi SATU HAJI

Kinerja dan pengalamannya mengantarkan Junda pada tanggung jawab yang lebih besar. Tahun 2013, ia ditunjuk sebagai Penjabat (Pj) Bupati Mamuju Tengah, menandai babak baru dalam kiprahnya di dunia birokrasi.

Setelah menuntaskan tugas di kabupaten, Junda bergabung ke Pemprov Sulbar sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan (2014). Ia kemudian dipercaya memimpin Bappeda Provinsi Sulbar (2017) dan naik menjadi Asisten Ekonomi dan Pembangunan (2020).

Tahun 2021, ia kembali diberi amanah sebagai Kepala Bapperida Sulbar, jabatan yang diembannya hingga 2025. Menjelang pelantikan sebagai Sekda definitif, Junda sempat mengisi posisi Plt Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Sulbar, sekaligus Plh Sekda Sulbar.

Dedikasi dan konsistensi Junda Maulana dalam menata tata kelola pemerintahan berbuah manis. Sepanjang kariernya di lingkup Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar), ia tercatat menerima sejumlah penghargaan bergengsi dari berbagai lembaga nasional.

Baca Juga: Pemkot Parepare All Out Dukung Akreditasi IAIN Parepare, Tasming Hamid Ikut Sambut Tim Asesor APT

Tahun 2022, Junda mengantongi apresiasi Mitra Pengendalian Inflasi Terkolaboratif Wilayah Sulbar dari Bank Indonesia. Di tahun yang sama, Ditjen Perbendaharaan menempatkan Sulbar di peringkat II Pengelolaan DAK Fisik Terbaik berkat kinerja yang dipimpinnya.

Komitmennya terhadap pembangunan sumber daya manusia juga terbukti melalui Inovasi Stop Stunting lewat Roadmap PASTIPADU, yang diganjar penghargaan oleh LAN RI pada 2023.

Masih di tahun yang sama, KPPN Mamuju menobatkan unit kerja yang dipimpin Junda sebagai Satuan Kerja Terbaik dalam Pengelolaan Anggaran.

Tak berhenti di situ, Bank Indonesia kembali memberikan penghargaan pada 2024 sebagai Mitra Strategis Terbaik dalam Pengembangan Ekonomi Sulbar. Di tahun yang sama, Gubernur Sulbar juga memberikan apresiasi khusus atas dedikasi dan kinerja Junda dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.

Deretan prestasi itu menjadi bukti nyata kiprah Junda Maulana sebagai birokrat berintegritas yang konsisten mendorong inovasi dan efisiensi di tubuh Pemprov Sulbar.

Tak hanya dikenal lewat sederet prestasi, Junda Maulana juga tercatat aktif di berbagai tim dan forum koordinasi lintas sektor di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Kiprahnya menjangkau berbagai bidang strategis pemerintahan dan pembangunan daerah.

Pada 2024, Junda dipercaya sebagai Ketua Tim Inovasi Daerah Sulbar, wadah yang mendorong lahirnya terobosan pelayanan publik di berbagai OPD. Di tahun yang sama, ia juga memimpin Tim Pengelolaan Keuangan Daerah, memastikan tata kelola anggaran berjalan efisien dan akuntabel.

Setahun sebelumnya, Junda memegang amanah sebagai Ketua Satgas Penanganan Kemiskinan, Stunting, Anak Tidak Sekolah, dan Pengendalian Inflasi, forum lintas sektor yang berperan penting menjaga stabilitas ekonomi dan sosial daerah.

Baca Juga: 5 Inovasi Lahir dari Tangan Akademisi Perguruan Tinggi Vokasi Sultanbatara

Sejak 2017, Junda juga dipercaya sebagai Sekretaris Tim Penanggulangan Kemiskinan Sulbar, posisi yang mengukuhkan perannya dalam memperkuat koordinasi penanganan isu kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, ia juga menjadi anggota Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulbar sejak 2023, memperkuat kolaborasi Pemprov dengan Bank Indonesia dan instansi vertikal lainnya.

Keterlibatan aktif Junda di berbagai forum strategis itu menjadi cerminan komitmennya dalam membangun pemerintahan yang adaptif, kolaboratif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat Sulbar. ***