POJOKSULSEL, MAKASSAR - Usulan Pemprov Sulsel terkait formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024 telah disetujui. Kuota formasi ASN guru mencapai ribuan.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pemprov Sulsel Sukarniaty Kondolele mengatakan, seluruh usulan formasi PPPK Pemprov Sulsel disetujui oleh KemenpanRB. Kuota ASN guru mencapai 5.210, kesehatan 99 dan tenaga teknis 7.353.
"Formasi usulan Pemprov Sulsek yang disetujui, yaitu tenaga ASN guru 5.210, kesehatan 99 dan tenaga teknis 7.353," urai Sukarniaty Kondolele, Jumat (15/3/2024).
Sukarniaty Kondolele mengatakan, usulan ribuan formasi ASN PPPK guru adalah untuk memenuhi kebutuhan guru di sekolah negeri.
Tidak hanya itu, Pemprov Sulsel juga membutuhkan ribuan tenaga teknis. Ada 7.353 formasi atau lebih 50 persen dari total kuota P3K Pemprov Sulsel tahun ini.
Sementara itu, Pemprov Sulsel juga akan merekrut 99 formasi P3K untuk tenaga kesehatan.
Total formasi yang disetujui KemenpanRB untuk P3K Pemprov Sulsek tahun ini sebanyak 12.662 kuota.
Baca Juga: Oknum Pejabat Kanwil Kemenag Sulbar Dilaporkan ke PPA Polda Sulbar Dugaan Kasus Pelecehan
Sukarniaty Kondolele mengatakan pelaksanaan PPPK merupakan wujud komitmen Pemprov Sulsel dalam menjalankan amanah presiden RI, Joko Widodo. Pada 2024, Presiden menetapkan kebutuhan pegawai ASN secara nasional sebesar Rp2,3 juta.
Sukarniaty Kondolele mengatakan Kementerian PAN RB sudah memberi persetujuan prinsip jumlah kebutuhan pegawai ASN di Sulsel pada 13 Maret 2024.
"Alhamdulillah, usulan formasi pemprov sulsel dipenuhi 100 persen oleh Kemenpan-RB," kata dia.
Baca Juga: Inilah Empat Peraih Suara Terbanyak Pemilu DPD RI 2024 Dapil Sulawesi Barat
Pada kesempatan yang sama, Sukarniaty Kondolele mengatakan, jika sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan diketahui tidak mengusulkan formasi penerimaan PPPK tahun ini. Seperti Gowa, Sinjai, Soppeng dan Barru.
"Memang ada beberapa instansi pemerintah daerah di Sulsel yang tidak menyampaikn usulan kebutuhan disebabkan karena beberapa hal, seperti ketersediaan anggaran," jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB) Abdullah Azwar Anas mengatakan membuka seleksi CASN 2024 untuk porsi yang cukup besar bagi fresh graduate. Terutama yang memiliki kemampuan digital.
Kemen PAN-RB telah menerima usulan kebutuhan ASN dari berbagai instansi pusat dan daerah sebesar 1,38 juta.
Dari jumlah tersebut sudah ditetapkan formasi 1,28 juta untuk memenuhi kebutuhan ASN secara nasional sebesar 2,3 juta secara bertahap.
Baca Juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Untuk Makassar dan Sekitarnya, 5 Ramadhan 2024, Sabtu 16 Maret
Kebutuhan ASN itu terdiri atas dua kategori, yaitu calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang bisa dilamar fresh graduate dan PPPK untuk tenaga non-ASN dan eks THK II yang telah masuk basis data Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Dari informasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) rencananya seleksi CASN 2024 akan dilaksanakan dalam tiga tahap. Untuk rekrutmen tahap pertama kemungkinan akan digelar pada bulan Maret, kemudian bulan Juni dan tahapan ketiga pada bulan Agustus. ***




