POJOKSULSEL, MAKASSAR - Proyek kereta Api Sulsel terkena imbas efisiensi

Hal itu terungkap saat Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menanyakan progres proyek kereta api Sulsel di rapat koordinasi mudik lebaran di ruang Rapim Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (19/3/2025).

Kelanjutan proyek kereta api Sulsel dari Mandai Kabupaten Maros ke Makassar New Port (MNP) Kota Makassar, yang kena efisiensi.

Baca Juga: Lembaga Pemeriksa Halal UIN Alauddin Makassar Raih Akreditasi Utama, Cut Muthiadin beber SDM LPH

Menanggapi hal itu, Menhub Dudy Purwagandhi mengatakan bahwa proyek infrastruktur tidak boleh terhenti meski di tengah badai efisiensi.

Bahkan, Menhub Dudy ingin pembangunan proyek infrastruktur bisa dikerjasamakan dengan pihak swasta

"Kami maunya seperti itu. Intinya bahwa pembangunan infrastruktur tidak boleh berhenti," katanya kepada wartawan.

Baca Juga: Menyambut Halal Bihalal Alumni Pondok Pesantren Modern Aljunaidiyah Biru Bone

Menhub Dudy sudah berkoordinasi dengan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman terkait kelanjutan proyek kereta api Sulsel.

Ia mengatakan, ikhtiar yang akan dilakukan adalah kembali duduk bersama untuk membicarakan kelanjutan proyek kereta api Sulsel.

"Seperti jalur kereta tadi kami sudah sampaikan ke Pak Gubernur, kita duduk lagi kira-kira untuk kelanjutan sepeti apa jalan tengahnya atau jalan terbaiknya," ungkapnya.

Baca Juga: Selamat! Dosen FKIK UIN Alauddin Makassar Terpilih Jadi Dekan FIKES Unsulbar, Ini Profil Dr Habibi

"Yang paling utama adalah kita harus melanjutkan proyek tersebut di tengah efisiensi," tambah Menhub Dudy.

Ia menjelaskan, Kemenhub membuka ruang bagi sektor swasta yang ingin ikut andil dalam proyek infrastruktur.

"Kita membuka seluas-luasnya kepada swata apabila ingin berpartisipasi dalam kegiatan infrastruktur," katanya.