POJOKSULSEL, MAKASSAR – Presiden Prabowo Subianto menyumbang sebanyak 25 ekor sapi kurban ke berbagai daerah di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk Hari Raya Iduladha 1446
Bukan sapi sembarangan, bobot hewan kurban yang disumbangkan Prabowo Subianto ke Sulsel di momen Iduladha tahun ini mencapai lebih dari satu ton.
Bobot terendah sapi sumbangan Presiden Prabowo Subianto di Sulsel 802 kilogram. Sementara berat hewan kurban tertinggi tembus 1,2 ton untuk disembelih pada Iduladha 2025.
“Iya, sapi Presiden Prabowo Subianato, di Sulsel ada 25 ekor,” ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Nurlina Saking beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Unhas Terbanyak, 3 Fakultas Sekaligus Wakili Kemendiktisaintek di Penilaian Zona Integritas
Sapi-sapi tersebut langsung dalam pengawasan ketat setelah diterima. Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh hewan kurban dalam kondisi prima saat disembelih nanti.
“Kami pantau ketat. Tidak boleh banyak dikunjungi untuk mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK). Insyaallah semuanya tetap sehat sampai hari H,” jelas Nurlina.
Pemeriksaan dilakukan dengan metode antemortem, yakni pemeriksaan fisik sebelum hewan disembelih. Nurlina juga mengimbau masyarakat untuk meminta surat keterangan sehat jika membeli hewan kurban.
“Jangan ragu minta bukti keterangan sehat dari penjual. Itu penting untuk menjamin kelayakan hewan kurban,” tegasnya.
Baca Juga: Sitti Sutinah Suhardi Cek Pasar Tradisional, Minyak hingga Gas Disubsidi
Soal PMK, Dinas Peternakan Sulsel tak tinggal diam. Vaksinasi sudah dilakukan sejak awal Januari terhadap ternak sehat, khususnya sapi jantan. Langkah ini menyusul peningkatan kasus yang sempat muncul kembali pada akhir 2024.
“Beberapa kasus masih dalam penyembuhan. Tapi kami sudah tanggap dengan vaksinasi. Mudah-mudahan bisa kita tekan penyebarannya,” pungkasnya.
Sementara itu, Pemprov Sulsel menyiapkan 26 ekor sapi kurban dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah. Seluruh hewan kurban itu akan disalurkan kepada masyarakat kurang mampu yang tersebar di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Enam ekor sapi kurban di antaranya akan dipotong dan dibagikan langsung di lingkup Pemprov Sulsel.
Sementara sisanya, sebanyak 20 ekor sapi kurban Pemprov Sulsel, didistribusikan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing secara swakelola.
***




