POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport diperkirakan hilang kontak dalam wilayah Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Kabupaten Maros.

Berdasarkan pemetaan detail lokasi, pesawat ATR 42-500 diperkirakan hilang kontak di Maros, masuk dalam wilayah Bulu Paria.

Perkampungan terdekat dari wilayah Bulu Paria di Maros, yang diperkirakan menjadi lokasi pesawat ATR 42-500 hilang kontak adalah perkampungan Abbo'.

Kasi Opas Basarnas Makassar, Andi Sultan mengatakan, AirNav Makassar telah menyampaikan informasi terkait pesawat ATR hilang kontak di wilayah Leang Leang Kabupaten Maros.

Baca Juga: Guru Besar Sosiologi Pendidikan Islam Daftar Calon Rektor IAIN Bone, Prof. Ali Halidin Bawa Prinsip PRIMA

Andi Sultan mengatakan, Basarnas Makassar telah melakukan langkah cepat usai menerima informasi AirNav Makassar.

langkah pertama adalah memberangkatkan tim berjumlah lima orang untuk melakukan asesmen lokasi.

Selanjutnya, Basarnas Makassar kembali memberangkatkan 15 personel menuju lokasi.

Andi Sultan mengatakan, sebanyak 45 personel yang tergabung dalam tim ketiga yang tediri atas sejumlah potensi SAR juga diberangkatkan menuju lokasi.

“Selanjutnya, akan kami berangkatkan tim tambahan bersama potensi SAR sekitar 40 orang,” jelas Andi Sultan.

Baca Juga: Antara Buraq Digital dan Mikraj Spiritual: Refleksi Sosiologis Isra Mikraj  

Pesawat ATR 42-500 tersebut diketahui milik Indonesia Air Transport dengan rute penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar.

AirNav Makassar sebelumnya telah menyampaikan kepada Basarnas bahwa pesawat tersebut kehilangan komunikasi di wilayah perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkep.

Andi Sultan menyampaikan, AirNav Makassar telah mengirimkan titik koordinat terakhir pesawat kepada Basarnas untuk ditindaklanjuti.

“Saat ini tim kami sudah bergerak menuju lokasi sesuai koordinat dari AirNav, berada di wilayah Kabupaten Maros, tepatnya di sekitar kawasan Leang-Leang,” ujar Andi Sultan.

Wilayah Leang Leang masuk dalam Kabupaten Maros. Berjarang sekitar 46 kilometer dari Kota Makassar.

Leang Leang dikelilingi oleh pegunungan karst yang menjulang tinggi dan merupakan jejak sejarah prasejarah.

Topografi kawasan situs prasejarah Leang Leang meliputi topografi perbukitan dan dataran.

***