POJOKSULSEL, MAKASSAR - Tiga dosen muda Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Alauddin Makassar mencatatkan prestasi akademik penting. Ketiganya resmi menyandang jabatan Lektor Kepala, jenjang strategis dalam karier akademik dosen yang menandai penguatan kapasitas riset dan keilmuan perguruan tinggi.

Kenaikan jabatan fungsional Lektor Kepala tiga pengajar FAH UIN Alauddin Makassar ditetapkan melalui Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia tentang Kenaikan Jabatan Fungsional Dosen Rumpun Ilmu Agama Periode III Tahun 2025 dan mulai berlaku efektif sejak 1 Juli 2026.

Tiga dosen FAH UIN Alauddin Makassar yang meraih jabatan tersebut yakni Chaerul Mundzir M.L., S.Hum., M.Hum. dengan kepakaran Sejarah Islam Asia Tenggara, Dr. Nasrullah, S.I.P., M.I.P. dalam bidang Perpustakaan dan Informasi Islam, serta Dr. Muhammad Arif, S.Hum., M.Hum. dengan kepakaran Sejarah Islam Indonesia.

Baca Juga: Unhas Dorong Hilirisasi Ayam Alope untuk Perkuat Peternakan Rakyat

Capaian ini menjadi tambahan kekuatan bagi FAH UIN Alauddin Makassar dalam membangun ekosistem akademik berbasis riset dan pengembangan keilmuan.

Jabatan Lektor Kepala tidak hanya menjadi jenjang karier, tetapi juga mencerminkan rekam jejak dosen dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, mulai dari proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga produktivitas publikasi ilmiah.

Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Barsihannor, M.Ag., mengapresiasi pencapaian tersebut. Ia menilai keberhasilan tiga dosen tersebut merupakan hasil dari konsistensi dalam mengembangkan kompetensi akademik dan memperkuat budaya riset di lingkungan fakultas.

Baca Juga: Data Korban KM Nurul Salsa yang Tenggelam di Selayar Berubah, 25 Orang Belum Ditemukan

"Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika Fakultas Adab dan Humaniora untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap capaian ini semakin memperkuat posisi FAH sebagai fakultas yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional," ujar Barsihannor.

Menurutnya, bertambahnya jumlah dosen dengan jabatan Lektor Kepala akan memperluas peluang kolaborasi akademik, memperkuat jejaring penelitian, serta mendorong lahirnya karya-karya ilmiah yang memberikan dampak bagi masyarakat.

Capaian tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen UIN Alauddin Makassar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendorong dosen mencapai jenjang akademik yang lebih tinggi.

Baca Juga: Idrus Marham Bongkar Misi Besar IKA PTKIN, Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Dengan semakin kuatnya barisan akademisi bergelar Lektor Kepala, UIN Alauddin Makassar berharap kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, kajian keislaman, dan peradaban dapat semakin diperhitungkan di tingkat nasional hingga internasional. ***