POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menunjuk Irjen Pol Endi Sutendi sebagai Kapolda Sulteng dan Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro sebagai Kapolda Sulsel.

Irjen Endi Sutendi dan Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro merupakan jebolan Akademi Kepolisian 1991 (AKPOL 1991).

Irjen Endi Sutendi menggantikan Irjen Agus Nugroho sebagai Kapolda Sulteng. Sementara, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro menggantikan Irjen Rusdi Hartono sebagai Kapolda Sulsel.

Baca Juga: UIN Alauddin Buka Peluang Studi ke Jepang, Gandeng Kumamoto University

Agus Nugroho dan Rusdi Hartono juga merupakan alumni AKPOL 1991.

Empat jenderal Polri bintang dua itu adalah satu leting Kapolri Jenderal Lystio Sigit Prabowo.

Agus Nugroho sudah dua tahun enam bulan memimpin Polda Sulteng.

Adapun Rusdi Hartono menjabat sebagai Kapolda Sulsel per akhir Maret 2025. Atau hanya enam bulan memimpin Polda Sulsel.

Baca Juga: Pelatihan Jurnalistik Santri Pesantren Aljunaidiyah, Pesan Idchan Pasinringi: Teladani Sifat Nabi Muhammad

Endi Sutendi saat ini aktif dalam jabatan sebagai Waastamaops Kapolri.

Djuhandhani Rahardjo Puro adalah Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri.

Rusdi Hartono dimutasi sebagai PATI Bareskrim Mabes Polri. Sementara, Agus Nugroho akan menjabat sebagai Kepala Divisi Hukum Polri.

Selain itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menunjuk Irjen Pol Helfi Assegaf sebagai Kapolda Lampung.

Baca Juga: Gubernur Sulsel dan Kapolda Hadir Melayat Ibunda Wagub Fatmawati Rusdi

Kapolri juga menunjuk Irjen Pol Dr. Viktor T. Sihombing sebagai Kapolda Kepulauan Bangka Belitung

Mutasi lingkup Polri tertuang dalam dua Surat Telegram Kapolri masing-masing bernomor ST/2134/IX/KEP./2025 tertanggal 19 September 2025 dan ST/2192/IX/KEP./2025 tertanggal 24 September 2025, tercatat 60 personel Polri mengalami mutasi.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut, mutasi menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus pengembangan karier.

“Mutasi dan rotasi jabatan itu hal yang dinamis. Proses ini untuk pengembangan karier sekaligus memperkuat organisasi menghadapi tantangan tugas yang terus berkembang,” kata Trunoyudo Wisnu Andiko dilansir laman tribratanews.bengkulu.polri.id, Jumat (26/9/2025).

Trunoyudo Wisnu Andiko memastikan, setiap keputusan mutasi melalui pertimbangan dan analisis kebutuhan organisasi.

Baca Juga: Bupati Maros Dorong Hilirisasi Enam Komoditas Perkebunan, Siap Sukseskan Program Nasional

"Langkah ini bukan sekadar penyegaran, tapi juga transformasi agar pelayanan, pengawasan, dan kinerja Polri makin presisi," kata Trunoyudo Wisnu Andiko. ***