POJOKSULSEL, MAKASSAR - Direktur utama atau Dirut RS Islam Faisal Makassar, dr Salwa Mochtar mengapresiasi gerak cepat Pj Gubernur Sulsel Zudan Arif Fakrulloh.
Salwa Mochtar mengatakan, Zudan Arif Fakrulloh telah menginstruksikan kepada OPD terkait, untuk melakukan langkah konkret mengevakuasi pasien rawat biasa RS Islam Faisal Makassar ke rumah sakit terdekat akibat banjir.
Selain itu, kata Salwa Mochtar, Pj Gubernur Sulsel Zudan Arif Fakrulloh berkunjung ke Rs Islam Faisal pada Minggu malam tadi
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Pj Gubernur," kata Salwa Mochtar dalam keterangan tertulis.
Baca Juga: TERBARU... Jadwal Pendaftaran SNBP dan SNBT SNPMB 2025, Catat Baik-baik Tanggalnya!
Ia mengatakan, Dinkes Sulsel berkolaborasi dengan berbagai pihak telah berhasil mengevakuasi 26 pasien rawat biasa ke rumah sakit terdekat.
Salah satu rumah sakit yabg menjadi lokasi perawatan pasien pindahan dari RSI Faisal adalah RSUD Haji milik Pemprov Sulsel.
"Kami pastikan untuk perawatan yang tidak terkena dampak banjir proses pelayanan masih berjalan dengan lancar dan pelayanan Unit Gawat Darurat serta Poliklinik kembali berjalan normal," ungkap dr Salwa.
Sebelumnya, Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh didampingi Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulsel Abdul Malik Faisal mengunjungi sejumlah titik banjir sekaligus memastikan semua pengungsi tertangani dengan baik.
Baca Juga: SNPMB 2025: Ini Syarat Pendaftaran Peserta UTBK SNBT 2025
Salah satu titik yang dikunjungi Prof Zudan adalah Rumah Sakit Islam Faisal, di Jalan Faisal. Rumah sakit ini kebanjiran, sehingga sejumlah pasien harus dievakuasi.
"Alhamdulillaah, banjir di RS Islam Faisal sudah surut, juga para pengungsi tertangani dengan baik dan malam ini saya berkeliling Makassar bersama Pak Kadis sosial, hampir di semua titik banjir sudah mulai surut. Alhamdulillah," kata Prof Zudan, Senin dini hari, 16 Desember 2024.
Yang lebih penting, kata Prof Zudan, adalah kesiapan seluruh masyarakat Sulsel dengan datangnya musim hujan. Kepada seluruh OPD terkait, seperti Dinas PU, Dinas PSDA, BPBD, Prof Zudan menginstruksikan untuk terus siaga melindungi masyarakat.
Baca Juga: 3 Pernyataan Rektor Terkait Ada Oknum di UIN Alauddin Makassar Terlibat Peradaran Uang Palsu
Para kepala daerah juga diminta untuk memperhatikan surat edaran yang telah dikirimkan, untuk mengantisipasi cuaca ekstrim yang bisa mengakibatkan banjir, tanah longsor, maupun bencana ikutan lainnya.
"Beberapa minggu lalu sudah saya kirimkan surat edarannya agar kepala daerah mempersiapkan menghadapi cuaca ekstrem.
Di antaranya, untuk membersihkan saluran air, mengajak masyarakat untuk waspada, kemudian mencegah kerusakan yang lebih parah dari bencana banjir ini dengan memitigasi yang lebih baik, juga menghindari daerah-daerah yang rawan tanah longsor," urainya.
***




