POJOKSULSEL, MAKASSAR - Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makassar, Dr Muhaemin, S.Ag, M.ThI, M.Ed, meraih gelar akademik tertinggi sebagai guru besar dalam bidang Pemikiran Islam.

Muhaemin meraih guru besar bersama 5 akademisi UIN Alauddin Makassar lainnya, masing-masing Dr Firdaus Muhammad, M.Ag, Dr Andi Miswar M.Ag, Dr H Hamzah, M.A, Dr Ahmad Musyahid Idrus S.Ag, M.Ag, dan Dr Muhammad Sabri M.Ag.

"Ia tadi saya terima undangannya sekitar jam 2 siang. Guru besar dalam bidang Pemikiran Islam," kata Dekan FUF UIN Alauddin Makassar, Muhaemin, Selasa (16/1/2024).

Baca Juga: Anregurutta KH Djunaid Sulaiman Jual Kalender hingga Sumatera dan Kalimantan (3)

Menurut Muhaemin, pencapaian gelar guru besar merupakan puncak karir dari pergolakan akademik dalam dunia kampus.

Ia mengatakan, dengan tercapainya puncak karier akademik sebagai guru besar diharapkan dapat memberikan kontribusi aktif kepada kampus dan pengabdian di tengah masyarakat.

Tidak hanya itu, Muhaemin terus mendorong agar dosen-dosen pada lingkup FUF UIN Alauddin Makassar, bisa segera menyusul untuk meraih gelar guru besar.

Baca Juga: Keren! Pelatihan Barista Sistem 3-in-1 di Kabupaten Maros Dorong Generasi Muda Jadi Wirausaha

Pada kesempatan yang sama, ia mengatakan bahwa jumlah guru besar di FUF UIN Alauddin Makassar saat ini sudah mencapai 10 orang

Diketahui, Muhaemin dilantik sebagai Dekan FUF UIN Alauddin Makassar periode 2023-2027 pada Senin, 28 Agustus 2023.

Sebelum menjadi nakhoda FUF UIN Alauddin Makassar, sejumlah jabatan pernah diemban oleh alumnus MAN PK Makassar itu. Sepeti Direktur Internasional Office mulai 2017-2023.

Ia juga pernah menjadi Staf Ahli Rektor UIN Alauddin Makassar dan Ketua Prodi Aqidah dan Filsafat Islam.

Baca Juga: Ciri-ciri Perkutut Bangkok yang Bersuara Merdu, Dijamin Makin Betah di Rumah Dengar Anggungannya

Undangan penyerahan KMA Guru Besar dijadwalkan akan dilakukan di Ruang Rapat Dirjen Pendis Lt 7, Kantor Kemenag, Jalan Lapangan Benteng Barat Nomor 3-4 Jakarta Barat, pada Kamis, 18 Januari 2024.

Surat undangan yang diteken oleh Dirjen Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ahmad Zainul Hamdi, sebanyak 60 dosen PTKIN se-Indonesia akan menerima KMA Guru Besar Rumpun Ilmu Agama. ***