POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pengujung tahun 2025 membawa kabar baik bagi program studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan, Ilmu Pendidikan, dan Sastra (FKIPS) Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali.

Pada bulan Desember ini, Prodi PPG UIM Al-Gazali berhasil meraih akreditasi Baik Sekali dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) sesuai keputusan resmi bernomor 2185/SK/LAMDIK/Ak/XII/2025.

Keputusan tersebut tak sekadar menaikkan level mutu unit PPG, tetapi menandai langkah baru FKIPS UIM Al-Gazali dalam memperkuat kualitas guru profesional di Indonesia.

Peningkatan kompetensi calon pendidik, mulai dari pedagogik hingga karakter personal, menjadi fokus yang terus digarap fakultas dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Pesan Khusus Kepala LLDikti IX kepada Enam Guru Besar Baru UMI

Dekan FKIPS UIM Al-Gazali, Dr. Mulyadi, menyebut pencapaian ini sebagai bukti bahwa upaya peningkatan layanan pendidikan tak pernah berhenti di fakultasnya.

"Predikat ini lahir dari disiplin dan kerja sama panjang. Fokus kami sederhana: guru yang lahir dari UIM harus punya standar kompetensi yang mampu bersaing. Akreditasi ini mengonfirmasi bahwa langkah kami ada di jalur yang tepat,” ucapnya.

Ia menambahkan, pembenahan kurikulum, pembaruan metode belajar, serta penguatan kapasitas dosen menjadi tiga sektor yang terus mendapatkan perhatian khusus FKIPS sepanjang 2024–2025.

Baca Juga: Selamat! Universitas Almarisah Madani Tambah Guru Besar, 3 Dosen Naik Jabatan Jadi Lektor Kepala

UIM juga memperluas fasilitas pendukung praktik dan pengembangan profesional bagi peserta PPG.

Sementara itu, Rektor UIM Al-Gazali, Prof. H. Muammar Bakry, melihat prestasi tersebut sebagai momentum strategis universitas untuk semakin menguatkan reputasi akademik.

“Akreditasi Baik Sekali ini bukan hanya pengakuan bagi FKIPS, tetapi bagi seluruh ekosistem UIM. Ini sinyal bahwa kami mampu bersaing dan konsisten merawat mutu tridarma perguruan tinggi,” jelasnya.

Menurut Muammar Bakry, PPG menjadi salah satu pilar penting dalam visi UIM melahirkan tenaga pendidik yang profesional sekaligus memiliki karakter Islami.

Baca Juga: 5 Pencari Rotan Tersesat Semalaman di Hutan Gowa Ditemukan, Kapolres dan Wakil Bupati Turun Tangan

Karena itu, universitas disebut akan terus membuka ruang inovasi yang relevan dengan tuntutan dunia pendidikan yang berubah cepat. ***