POJOKSULSEL, MAKASSAR - Universitas Hasanuddin (Unhas) masuk 10 besar perguruan tinggi terbanyak dapat pendanaan Program Penelitian Multitahun Lanjutan melalui skema Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun 2026.
Kali ini, sebanyak 65 judul penelitian Unhas mendapatkan pendanaan mulitahun lanjutan BIMA. Itu menempatkan Universitas Hasanuddin di posisi ke 6 nasional.
Menarikanya, pendanaan multitahun lanjutan BIMA di Unhas didominasi oleh bidang riset sains dan teknologi. Hal tersebut menunjukkan kuatnya kapasitas riset Unhas pada bidang-bidang ilmu tersebut.
Kompoisinya adalah 53 persen bidang ilmu agro-maritim, disusul teknosains sebesar 22 persen, kesehatan sebesar 20 persen, serta ilmu sosial dan humaniora (soshum) sebesar 5 persen.
Baca Juga: Pemkab Maros Percepat Pembayaran Gaji PPPK Paruh Waktu Jelang Idul Fitri, Ini Pertimbangan Bupati
Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unhas, Prof. Suharman Hamzah, menjelaskan bahwa skema penelitian BIMA memberikan kesempatan bagi peneliti untuk melaksanakan penelitian yang dapat berlangsung lebih dari satu tahun.
Oleh karena itu, penelitian yang didanai pada tahun 2026 merupakan kelanjutan dari sebagian proposal yang telah diajukan pada tahun sebelumnya.
Prof. Suharman Hamzah menambahkan bahwa LPPM Unhas secara konsisten melakukan pendampingan dan evaluasi terhadap para peneliti agar pelaksanaan penelitian berjalan sesuai rencana.
Ia menjelaskan, LPPM terus memperkuat proses monitoring dan evaluasi terhadap kemajuan penelitian, termasuk memperhatikan kelengkapan administrasi pertanggungjawaban serta capaian luaran penelitian dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Jurnal Banco IAIN Parepare Scopus, Bekerja dalam Diam: Pelajaran dari Sosok Muhammad Majdy Amiruddin
"Hal ini penting agar penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan dengan baik sekaligus menghasilkan luaran penelitian yang jelas,” kata Prof. Suharman Hamzah.
Sebagai strategi peningkatan kualitas penelitian, LPPM Unhas juga terus mengingatkan dan membantu para peneliti dalam proses pelaporan penelitian secara tertib.
Termasuk memastikan bahwa luaran penelitian seperti publikasi pada jurnal ilmiah yang telah dijanjikan dalam proposal dapat tercapai sesuai dengan target yang ditetapkan.
Capaian ini diharapkan semakin memperkuat budaya riset di lingkungan Unhas sekaligus mendorong para dosen untuk terus menghasilkan penelitian yang berdampak bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan masyarakat.
Dana Penelitian BIMA merupakan skema pendanaan penelitian yang mendukung riset multitahun di perguruan tinggi.
Melalui program ini, para dosen dan peneliti didorong untuk menghasilkan penelitian berkualitas yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, serta solusi bagi berbagai persoalan masyarakat. ***




