POJOKSULSEL, MAKASSAR - Badan Pengawasa Pemilu Sulawesi Selatan (Bawaslu Sulsel) akan menghadirkan program inovatif bertajuk Ngabuburit Pengawasan selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.
Program Ngabuburit Pengawasan Bawaslu Sulsel dirancang sebagai ruang diskusi interaktif yang melibatkan seluruh divisi, guna memperkuat kapasitas pengawasan dan menjaga ritme kerja selama Ramadan.
Menurut Koordinator Divisi Pencegahan dan Parmas Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad, program Ngabuburit Pengawasan menjadi strategi produktif memanfaatkan waktu menjelang berbuka puasa.
"Ibadah puasa bukan alasan menurunkan ritme kerja. Ngabuburit Pengawasan memastikan jajaran pengawas tetap aktif memperdalam regulasi dan memperkuat strategi pencegahan di lapangan,” ujar Saiful Jihad, Selasa (10/02/2026).
Kegiatan yang akan berlangsung sebanyak delapan kali, dari 23 Februari hingga 13 Maret 2026 ini menghadirkan seluruh pimpinan Bawaslu Sulsel sebagai narasumber.
Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar Ajak Masjid Jalur Mudik Dibuka, Ramadan Jadi Momentum Solidaritas Sosial
Materi yang disiapkan mencakup penguatan transparansi lembaga, efektivitas sistem pengawasan, hingga integritas sumber daya manusia.
Beberapa isu penting juga akan menjadi fokus, antara lain kepastian hukum dalam penyelesaian sengketa, implementasi aplikasi SigapLapor untuk transparansi penegakan hukum, peran humas dan Hubungan Antar Lembaga, serta dukungan sekretariat bagi operasional pengawasan.
Saiful Jihad menegaskan, pengawasan adalah kerja kolektif. Semua divisi terlibat agar pencegahan pelanggaran menjadi tanggung jawab bersama, dari teknis hingga administrasi.
Selain memperkuat internal, Bawaslu Sulsel juga akan menggelar rapat koordinasi bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan pada 12 Februari 2026. Tujuannya memastikan program ini menjangkau seluruh jajaran pengawas di daerah. ***




