POJOKSULSEL, MAKASSAR - Prof Farida Patittingi, menyampaikan sejumlah langkah yang telah dilakukannya selama menjabat sebagai Pelaksana harian (Plh) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM).

Prof Farida Patittingi baru bertugas sebagai Plh Rektor UNM selama 16 hari. Kemendiktisaintek menunjuk Prof Ida, sapaan akrab Wakil Rektor 3 Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk memimpin sementara Universitas Negeri Makassar sejak 4 November lalu.

Acara wisuda Universitas Negeri Makassar periode November yang berlangsung di Pelataran Menara Pinisi, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Rabu (19/11/2025), jadi momen Prof Farida Patittingi menyampaikan secara terbuka terkait capaian selama menjabat Plh Rektor UNM.

"Oleh karena itu, dengan penuh rasa tanggung jawab saya akan menyampaikan beberapa capaian dan tindak lanjut selama melaksanakan amanah sebagai Plh Rektor Universitas Negeri Makassar," kata Prof Ida seperti disiarkan di kanal Youtube Universitas Negeri Makassar.

Baca Juga: Nama-Nama Dosen UIN Alauddin Makassar yang Berkiprah di Tingkat Nasional - Pimpinan Perguruan Tinggi

Ia menegaskan, laporan itu disampaikan secara terbuka sebagai bentuk komitmen bersama untuk memastikan UNM tetap menjadi institusi yang aman, kredibel, berprestasi, dan bermartabat.

Beberapa langkah yang telah dilakukan Prof Farida Patittingi selama 16 hari memimpin UNM, yaitu tindak lanjut penanganan kasus pelecehan Universitas Negeri Makassar.

Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan teknologi (Kemendiktisaintek), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Komnas Perempuan.

Selain itu, Prof Ida juga telah berkoordinasi dengan Satgas PPKS UNM, untuk memperkuat tata kelola pencegahan kekerasan seksual sesuai Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024.

Baca Juga: Ini Daftar Delapan Kampus di Sulsel Lolos ke Pimnas 2025, Unhas Dominasi PKM

"Secara kelembagaan kita akan perkuat terus sehingga, hal-hal yang harus diketahui seluruh warga kampus itu dapat disampaikan secara baik," ungkap Prof ida yang juga Ketua Satgas PPKS Unhas.

Dukungan serupa datang dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Makassar melalui audiensi langsung dengan Wakil Gubernur dan Wali Kota.

Dalam laporannya, Prof Uda menyebutkan bahwa layanan akademik dan administratif tetap berjalan tanpa gangguan. Koordinasi intensif dilakukan bersama pimpinan fakultas untuk memastikan seluruh aktivitas kampus berjalan stabil.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga reputasi dan kepercayaan publik, salah satunya melalui pelaporan rutin ke kementerian serta komunikasi publik yang profesional dan faktual.

Sejak pertama menjabat sebagai Plh Rektor, dirinya langsung terjun ke seluruh fakultas untuk memantau layanan akademik. Penguatan mutu pendidikan menjadi fokus, termasuk percepatan reakreditasi sejumlah program studi.

Salah satu capaian yang diumumkan adalah terbitnya sertifikat Akreditasi Unggul untuk Prodi Ilmu Keolahragaan dari BAN-PT.

UNM juga mempercepat penyusunan dokumen LED dan LKPS untuk program studi yang mendekati masa kedaluwarsa.

Terkait insiden penyerangan yang terjadi di Fakultas MIPA dan Fakultas Teknik, Prof Ida memastikan bahwa pihak kampus telah melakukan sejumlah langkah, termasuk rapat koordinasi dan kunjungan langsung ke lokasi.

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) menegaskan bahwa situasi kini telah aman dan terkendali. Laporan resmi juga sudah disampaikan ke kepolisian dan UNM menunggu hasil penyelidikan untuk menemukan pelaku.

"Penguata SOP keamanan kampus terus kita perkuat," ujar Prof Ida yang juga Mantan Dekan Fakultas Hukum Unhas.

Baca Juga: Hari Ini 3 Profesor Dikukuhkan, Ini Update Terbaru Jumlah Guru Besar UIN Alauddin Makassar

Pada kesempatan itu, Prof Ida juga menyoroti penguatan hubungan antara UNM dan Ikatan Alumni (IKA UNM). Ia menyebut telah bertemu langsung Ketua DPP IKA UNM, Prof Andi Muhammad Nurdi Halid, serta sejumlah tokoh alumni seperti Tamsil Linrung.

***