POJOKSULSEL, MAKASSAR - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, membeberkan deretan dosen UIN Alauddin Makassar, yang berkiprah di tingkat nasional maupun pimpinan di perguruan tinggi negeri dan swasta.
Hal itu disampaikan Prof Hamdan Juhannis dalam pidatonya pada acara Dies Natalis ke-60 UIN Alauddin Makassar, yang digelar di Auditorium Kampus II, Jalan HM Yasin Limpo, pada 11 November 2025.
Dalam sambutannya, Prof Hamdan Juhannis menegaskan bahwa Dies Natalis kali ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa UIN Alauddin Makassar bukan hanya berkembang secara internal, tetapi juga memberi dampak pada level nasional melalui kiprah para dosennya.
“Pada momentum Dies Natalis ke-60 ini, saya ingin membentangkan beberapa dosen kita yang aktif dan berkiprah di luar. Ini kontribusi nasional UIN Alauddin, ikut mengharumkan kampus tercinta kita,” ujarnya dikutip Youtube Official UIN Alauddin.
Baca Juga: Ini Daftar Delapan Kampus di Sulsel Lolos ke Pimnas 2025, Unhas Dominasi PKM
Sejumlah dosen UIN Alauddin Makassar kini menduduki posisi strategis di berbagai instansi nasional. Mereka di antaranya:
Prof. Kamaruddin Amin sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI
Prof. Irfan Idris sebagai Direktur Deradikalisasi BNPT
Prof. Muhammad Sabri AR sebagai Direktur Pengkajian Kebijakan BPIP
Dr. Amar Ahmad sebagai Asisten Deputi Organisasi Kepemudaan dan Kepanduan di Kemenpora RI
Prof. Mustari Mustafa sebagai Anggota Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI
Baca Juga: Munafri Arifuddin Nostalgia di SD Inpres Kampus IKIP, Ceritakan Hari-Hari Awalnya Bersekolah
Tidak hanya itu, beberapa dosen UIN Alauddin juga dipercaya memimpin perguruan tinggi negeri dan swasta, baik sebagai rektor, wakil rektor hingga dekan. Mereka adalah.
Prof. Indo Santali, Rektor Universitas Islam As'adiyah Sengkang
Prof. Muhammad Yaumi, Rektor Universitas Handayani Makassar
Prof. Muhammar Bakri, Rektor Universitas Islam Makassar
Prof. Wasilah Sahabuddin, Ketua STAIN Majene
Prof. Dr. Andi Sukri Syamsuri, Wakil Rektor I UNISMUH Makassar
Dr. Habibi, SKM., MKes., Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Sulawesi Barat
Baca Juga: Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMI Belajar Adaptasi Media di Era Konsumsi Informasi Serba Cepat
Selain kiprah birokrasi dan akademik, Prof. Hamdan juga menyoroti kebanggaan kampus terhadap dua tokoh besar yang kini memimpin dua ormas Islam terbesar di Indonesia, dan keduanya merupakan guru besar UIN Alauddin Makassar.
“Dan kita sangat berbangga di UIN Alauddin. Pimpinan tertinggi dua ormas terbesar itu adalah guru besar UIN Alauddin,” ucapnya.
Guru besar UIN Alauddin Makassar yang menjadi ketua pimpinan Ormas di Sulsel, yaitu:
Prof. Dr. KH. Hamzah Harun, LC., MA., Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan
Prof. Dr. KH. Ambo Asse, Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan
***




