POJOKSULSEL, MAKASSAR - Sebanyak tujuh pejabat Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Sulawesi Selatan (Kemenag Sulsel) kembali dilantik. Dua di antaranya dapat promosi sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama.

Dua pejabat Kemenag Sulsel yang dapat promosi, yaitu Ahmad Yani sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone dan Muhammad Haderawi sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palopo.

Pelantikan tersebut dihadiri Staf Ahli Gubernur Sulsel Bidang Ekonomi Kerakyatan Since Erna Lamba, para pejabat administrasi lingkup Kanwil Kemenag Sulsel, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Sulsel, serta para pimpinan majelis agama.

Dalam arahannya, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Ali Yafid menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan memperkuat kelembagaan sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan secara optimal.

Menurutnya, setiap aparatur sipil negara harus siap menerima amanah penugasan di mana pun sesuai kebutuhan organisasi dan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Warga Lumpuh di Jeneponto Jadi Atensi Gubernur Sulsel, Dokumen Kependudukan Jadi Fokus Penanganan

“Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab. Karena itu, tidak ada jabatan yang perlu dipilih-pilih. Yang terpenting adalah bagaimana kita memberikan pengabdian terbaik di tempat tugas yang dipercayakan kepada kita,” ujarnya.

Kakanwil menjelaskan bahwa penempatan pejabat dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi dalam rangka menjawab tantangan pelayanan yang terus berkembang. Melalui rotasi dan promosi ini, diharapkan lahir energi baru yang mampu memperkuat kinerja kelembagaan serta meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Kepada para pejabat yang baru dilantik, Kakanwil juga menitipkan tiga nilai kepemimpinan yang harus menjadi pegangan dalam menjalankan amanah, yakni iman, ilmu, dan doa.

Menurutnya, iman menjadi fondasi integritas dan keikhlasan dalam bekerja. Ilmu menjadi bekal dalam menghadirkan inovasi dan menjawab tantangan pelayanan yang semakin dinamis. Sementara doa merupakan kekuatan spiritual yang menyertai setiap ikhtiar dan pengabdian.

“Kalau pemimpin memiliki iman, ilmu, dan doa, maka kepemimpinannya akan berjalan dengan baik, menghadirkan keteladanan, serta membawa manfaat bagi organisasi dan masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga: Kisah Ibu Helmi Viral di CPI, Kini Dapat Perhatian Gubernur Sulsel

Ia juga mengingatkan bahwa jabatan hanyalah titipan yang bersifat sementara. Karena itu, para pejabat diminta tetap menjaga karakter, integritas, semangat kolaborasi, serta komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Layani masyarakat dengan baik, bangun kolaborasi, dan tetap rendah hati. Jabatan boleh berubah, tetapi komitmen untuk melayani tidak boleh berubah,” pesannya.

Daftar pejabat yang dilantik:

1. H. Fathurrahman, S.E., M.Pd sebagai Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan. (Jabatan sebelumnya: Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan)

2. Sopyan Akhmad, S.Kom., M.M. sebagai Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan. (Jabatan sebelumnya: Pengembang Swadaya Masyarakat Ahli Muda pada Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan)

3. Dr. Ahmad Yani, S.Ag., M.Ag. sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone. (Jabatan sebelumnya: Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone)

4. Muhammad Haderawi, S.Ag., M.Pd.I. sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palopo. (Jabatan sebelumnya: Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo)

5. Sebastianus Rante, M.Si. sebagai Pembimbing Masyarakat Katolik Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan. (Jabatan sebelumnya: Penyuluh Agama Ahli Madya pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Utara)

6. Merpati Sampe Liling, S.Th. sebagai Pembimbing Masyarakat Kristen Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan. (Jabatan sebelumnya: Penyelenggara Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Makassar)

7. Dr. I Gst Ayu Uik Astuti, S.Ag., M.Si. sebagai Pembimbing Masyarakat Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan. (Jabatan sebelumnya: Arsiparis Ahli Muda pada Kantor Kementerian Agama Kota Makassar)

***