POJOKSULSEL, POJOKSULSEL - Lima rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) tercatat mencuri perhatian nasional, berkat capaian strategis versi pemberitaan di awal tahun 2026

Prestasi lima rektor PTKIN versi pemberitaan nasional, baik melalui prestasi akademik, inovasi digital, maupun penguatan tata kelola kelembagaan pendidikan tinggi Islam.

Nama Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis masuk dalam lima pimpinan PTKIN populer versi pemberitaan.

UIN Alauddin kian aktif hadir di ruang publik, terutama melalui kanal digital yang komunikatif dan inklusif di bawah komando Prof. Hamdan Juhannis.

Baca Juga: Satu Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan Sekitar Serpihan di Gunung Bulusaraung

Gaya komunikasi Prof. Hamdan Juhannis yang terbuka, adaptif, dan dekat dengan generasi muda dinilai berhasil memperkuat citra kampus Islam negeri di kawasan timur Indonesia.

Pendekatan ini pula yang mengantarkan UIN Alauddin Makassar meraih Penghargaan Pengelolaan Komunikasi Inovatif pada Humas Kemenag Award 2025.

Sorotan juga mengarah ke Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar.

UIN Jakarta berhasil menembus Top 42 Perguruan Tinggi Terbaik se-Indonesia versi QS World University Rankings Asia 2026.

Baca Juga: Tim SAR Gabungan Sudah Temukan Serpihan Pesawat ATR 42-500 di Puncak Gunung Bulusaraung Sulsel

Capaian ini diperkuat dengan raihan Website dan Media Sosial Terbaik Humas Kemenag Award 2025, serta skor SINTA tertinggi se-PTKIN yang diumumkan awal Januari 2026.

Nama lain yang mencuat adalah Prof. Abd. Aziz, Rektor UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.

Perannya sebagai Ketua Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) PTKIN 2026 menjadikan sosoknya banyak disorot media.

Peluncuran SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN sejak akhir 2025 dinilai membawa pembaruan signifikan melalui sistem seleksi berbasis digital yang lebih efisien, transparan, dan inklusif.

Sementara itu, UIN Sunan Gunung Djati Bandung di bawah kepemimpinan Prof. Rosihon Anwar masuk dalam daftar universitas terbaik dunia versi THE World University Rankings 2026.

Konsistensi dalam penguatan riset dan publikasi ilmiah menjadi faktor utama meningkatnya reputasi kampus tersebut di mata publik global.

Dari Sumatera, UIN Raden Intan Lampung yang dipimpin Prof. Wan Jamaluddin Z dikenal melalui komitmen pengembangan Green Campus serta pengelolaan informasi publik yang transparan dan akuntabel.

Isu tata kelola lingkungan dan keterbukaan informasi menjadi daya tarik tersendiri dalam pemberitaan nasional.

Tren ini menunjukkan bahwa PTKIN semakin menguat sebagai bagian penting dalam ekosistem pendidikan tinggi nasional.

Baca Juga: Gubernur Sulsel Koordinasi Pencarian Pesawat ATR 42-500, Pemprov Terjunkan Ambulans dan Tenaga Medis

Para rektor PTKIN tidak hanya menjalankan peran kepemimpinan akademik, tetapi juga menjadi aktor strategis dalam mendorong transformasi pendidikan Islam yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global, termasuk yang terus dikembangkan oleh UIN Alauddin Makassar. ***