POJOKSULSEL, MAKASSAR - Gerakan nasional Bulan Cinta Laut 2024 berhasil mengumpulkan 744,6 ton sampah laut.

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan, Victor Gustaaf Manoppo mengatakan, Bulan Cinta Laut 2024 melibatkan 1.763 nelayan yang tersebar di 22 lokasi.

"Tahun ini kita berhasil mengumpulkan 744, 6 ton sampah plastik dengan melibatkan 1.763 nelayan, dilaksanakan selama 2 bulan," kata Victor Gustaaf Manoppo pada Puncak Apresiasi Bulan Cinta Laur 2024 di Ajungan Pantai Losari Kota Makassar, Kamis (29/8/2024).

Baca Juga: Deklarasi Berkonsep Pluralitas, Appi - Aliyah Komitmen Rangkul Semua Elemen

Victor Gustaaf Manoppo mengatakan, Bulan Cinta Laut adalah salah satu program unggulan Menteri Kelautan dan Perikanan yang dimulai sejak tahun 2022.

Program Bulan Cinta Laut adalah kegiatan berkelanjutan yang didukung aktif oleh pemerintah daerah untuk melakukan hal yang sama.

Sepanjang pelaksanaan Bulan Cinta Laut, sudah 1.006 ton sampah laut berhasil dikumpulkan.

Baca Juga: Hasil PSM Makassar Vs Dewa United, Juku Eja di Puncak Klasemen BRI Liga 1

Jumlah tersebut, kata Victor Gustaaf Wa Manoppo, sudan 41,2 persen dari target 70 persen pengangkutan sampah laut di tahun 2025.

Sementara itu, Sekda Sulawesi Selatan, Jufri Rahman mengatakan wilayah pesisir dan laut merupakan kawasan potensi pemicu pertumbuhan ekonomi.

Pemrpov Sulsel, kata Jufri Rahman, telah mendukung program Bulan Cinta Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Baca Juga: Profil Muhammad Sadli Mustafa, Dijuluki 'Alquran Berjalan' di Kanwil Kemenag Sulsel

"Pemprov Sulsel dan kabupaten kota tahun 2024 melakukan gerakan water clean up dan berhasil menganngkat 1 ton sampah plastik," kata Jufri Rahman.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, Puncak Apresiasi Bulan Cinta Laut sudah kali ketiga dilaksanakan. Sebelumnya dilaksanakan di Bali, dan Kota Surabaya.

Ia berharap agar Puncak Apresiasi Bulan Cinta Laut dari tahun ke tahun bisa semakin meriah karena banyak pihak yang berpartisipasi.

"Artinya kalau itu semakin meriah dan semakin bagus, lalu jumlah sampah plastik yang didapatkan oleh nelayan juga semakin besar jumlahnya dan partisipasi nelayannya juga semakin intens, itu yang paling penting," kata Sakti Wahyu Trenggono.

Ia menginginkan agar Bulan Cinta Laut bisa menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara serentak oleh kepala daeah di Indonesia.

Baca Juga: 120 Pengelola Jurnal Ikut Workshop OJS Journal Upgrading and Editorial Workflow

Ia mengatakan, Bulan Cinta Laut akan dilakukan secara berkelanjutan karena telah tercantum dalam roadmap 5 kegiatan inisiatif.

"Road Map ini sudah dibuat secara komprehensif, dan kemudian bisa dilanjutkan oleh pemerintahan yang akan datang dan terus dilaksanakan," katanya.***