POJOKSULSEL, MAKASSAR - H Muhammad Sadli Mustafa dijuluki sebagai 'Alquran berjalan' di lingkungan Kanwil Kemenag Sulsel.

Julukan 'Alquran berjalan' melekat karena Muhammad Sadli Mustafa adalah seorang hafiz atau penghafal Alquran. Selain Sadli, ad satu lagi hafiz Alquran di Kanwil Kemenag Sulsel. Namanya Ilyas Nawawi.

Muhammad Sadli Mustafa bertugas pada Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat Wakaf (Penaiszawa) Kanwil Kemenag Sulsel.

Baca Juga: Abdullah Azwar Anas Dorong Peningkatan Layanan Publik di Kabupaten Maros

Sadli pernah aktif sebagai peneliti Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar (2013-2022).

Ia juga menjadi ketua Tim Penjamin Mutu (TPM) Tahfiz Alquran al-Imam Ashim Makassar.

Kemudian menjadi Pembina Tahfiz PP MDIA Bontoala Makassar.

Baca Juga: Pasangan Andi Seto Asapa - Rezki Mulfiati Lutfi Daftar ke KPU Makassar 28 Agustus

Selain itu, ia juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pembinaan Tahfiz PW JQH Nahdlatul Ulama (NU) Sulsel masa khidmat 2021-2026.

Sadli, sapaan akrabnya, lahir di Wotu, Kabupaten Luwu Timur, 8 Juli 1978.

Pendidikan dasar hingga menengah di Kabupaten Luwu Timur. Yaitu SDN 197 Campae (1990), MTs PP Nurul Junaidiyyah Lauwo Burau (1993) dan Madrasah Aliyah PP Nurul Junaidiyyah Lauwo Burau (1997).

Baca Juga: Hasil PSM Makassar Vs Dewa United, Juku Eja di Puncak Klasemen BRI Liga 1

Setelah itu, Sadli hijrah ke Kota Makassar. Ia melanjutkan studi S1, S2, dan S3 di IAIN/UIN Alauddin Makassar.

Sadli mulai belajar Alquran sejak 9 tahun pada kedua orang tuanya dan almarhum saudara ibunya.

Ketiganya secara bergantian membimbing Sadli hingga lancar dalam waktu kurang lebih setahun.

Sadli sudah sering khatam membaca Alquran di bulan Ramadhan saat masih kelas 5 SDN.

Melihat kemampuannya itu, mendorong kedua orang tuanya memasukkan Sadli ke Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah Lauwo untuk dididik Agama.

Sadli memiliki jalur takhassus tahfiz Alquran pada halaqah Tahfiz Alquran Ponpes Nurul Junaidiyah Lauwo (1990-1998) di bawah asuhan dan bimbingan Dr (HC) KH Abdul Azis Rajmal, M.Ag. (alm).

Baca Juga: PSM Makassar Sukses Bikin Hattrick Kemenangan di Awal Musim BRI Liga 1

Sasli juga melakukan setoran bilghaib (hafalan) 30 juz kepada KH Syam Amir Yunus (2018), dan Dr KH Ahsin Sakho Muhammad, M.A (2021).

Sadli memiliki pengalaman sebagai imam salat Tarawih beberapa masjid di Kota Makassar, yaitu:

Imam salat Tarawih di Masjid Al-Markaz Al Islami dari tahun 2003 sampai sekarang.

Baca Juga: 120 Pengelola Jurnal Ikut Workshop OJS Journal Upgrading and Editorial Workflow

Imam salat Tarawih di Masjid Telkom berselang seling setiap tahun sejak 2005 sampai sekarang.

Imam salat Tarawih di Masjid Raudatul muflihin sejak 2022 hingga sekarang,

Imam salat Tarawih di Masjid Lembo 2016-2019.

Baca Juga: Frederik Victor Palimbong Optimistis Dapat B1 KWK Gerindra untuk Pilkada Toraja Utara 2024: Saya Ketua DPC!

Imam salat Tarawih di Masjid Atirah berselang seling tiap tahun sejak 2004 sampai 2022.

Sadli adalah imam salat Subuh dan simaan Alquran 30 Juz dalam bulan Ramadhan di Masjid Nurul Islam Kaluku Bodoa, Tallo, Makassar sejak 2010 sampai sekarang.

Pengalaman lain Sadli adalah juara 1 tahfiz 30 Juz pada STQ Tingkat Nasional tahun 2005 di Gorontalo.

Sadli juga pernah mewakili Indonesia dalam event MHQ golongan Hifz Al-Qur'an 30 Juz tingkat Internasional di Makkah, Arab Saudi (2001) dan Cairo, Mesir (2005).

Pengalaman Sadli adalah dosen luar biasa mata kuliah tahfiz dan mata kuliah tajwid pada Fakultas Ushuluddin UIN Alauddin Makassar (2007-2022).

serta sebagai Ketua Panitia kegiatan Simaan Al-Qur'an 1000 Majlis se-Sulsel tahun 2024 yang diselenggarakan oleh JQH NU Sulsel.

Baca Juga: Andy Azis Peter Jabat Sekda Gowa, Punya Pengalaman Pemerintahan dari Bawah

Selain itu, Sadli juga pernah diamanahkan sebagai salah satu Dewan Hakim MTQ/STQ Provinsi Sulsel dari tahun 2008, 2014-2024.***