POJOKSULSEL, MAKASSAR – Innalillahi wa innalillahi rajiun. Sebanyak 30 jemaah haji dari Embarkasi Makassar dilaporkan wafat hingga Kamis, 19 Juni 2025. Dari total tersebut, 29 wafat di Tanah Suci dan satu jemaah haji wafat dalam perjalanan ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makasar.

Data dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar mencatat, jumlah tersebut terdiri atas 15 jemaah haji laki-laki dan 15 jemaah hanu perempuan.

Dari total itu, jemaah haji asal Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi yang terbanyak meninggal dunia, yakni sebanyak 11 orang. Disusul Maluku Utara dengan 7 jemaah, serta Maluku 3 orang.

Baca Juga: Selamat! Ini 7 Guru Besar UIN Alauddin Makassar Jadi Tim Asesor Jabatan Akademik Dosen Rumpun Ilmu Agama

Sementara Sulawesi Tenggara (Sultra), Papua, dan Papua Barat masing-masing mencatatkan dua jemaah wafat di tanah suci.

Duka juga menyelimuti Sulawesi Barat. Dua jemaah asal provinsi tersebut meninggal di tanah suci, sementara satu jemaah lainnya, Kanjama Supa (77), wafat di dalam pesawat sesaat sebelum mendarat di Tanah Air.

Kanjama, warga Desa Kurma, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, menghembuskan napas terakhir di atas pesawat sesaat sebelum mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Ia tercatat dalam Kloter 11 dan wafat pada pukul 01.00 WITA, Kamis (19/6/2025).

Almarhumah Kanjama Supa meninggal dunia 35 menit sebelum pesawat mendarat.

Baca Juga: Lolos Nasional, Syafri Siap Tunjukkan Kekuatan Dakwah Humanis ala Kedai Penyuluh di PAI Award 2025

Berikut daftar lengkap 30 jemaah haji Embarkasi Makassar yang wafat hingga 19 Juni 2025:

Sulawesi Selatan (11 orang)

Amirah Tayyimah (68) – Makassar

Rachmat Selamet (55) – Maros

Ambo Bennu Petta Nini – Sinjai

Sapo Panisi Lili (79) – Pinrang

Nurhaya Binti Palangeang (66) – Bone

Jamida Lamo Suren (86) – Enrekang

Marhawang Abbas Mappa (65) – Toraja Utara

Baca Juga: Sosok Dua Penyuluh Agama Islam dari Mamasa Wakili Sulbar di PAI Award 2025 Tingkat Nasional

Helmi Sumartini Amir Daus (51) – Bone

Tahalla Basennang Bode (87) – Sidrap

Asipah Abdul Kadir (49) – Luwu Utara

Matta Pasa Sapada (68) – Bulukumba

Baca Juga: Kenalkan Cici Zuhriah Irfan dari Majene Tembus PAI Award 2025, Angkat Program Batu Qurma

Maluku Utara (7 orang)

Amin Abdullah (68) – Ternate

Suaib Hi Kamel (57) – Pulau Morotai

Daeng Makkelo Apparau (79) – Ternate

Muin Puasa Habib (80) – Halmahera Barat

Norma Abdul Latif (67) – Tidore Kepulauan

Faisal Zania Tuba (72) – Halmahera Barat

Ahmad Adam (63) – Tidore Kepulauan

Baca Juga: Pemkot dan Pengadilan Negeri Parepare Teken MoU Demi Pelayanan Hukum Berkeadilan

Maluku (3 orang)

Darma Wati (52) – Kabupaten Buru

Bolong Kuadin (69) – Kota Ambon

Halimah Sanaky (83) – Kota Ambon

Baca Juga: Innalillahi... Gurutta KH Abdul Salam Latarebbi Wafat, Kemenag Pinrang Sampaikan Duka Mendalam

Sulawesi Barat (3 orang)

Sitti Nur Kunding (46) – Polewali Mandar

Suriyani Tammauni (63) – Polewali Mandar

Kanjama Supa (77) – Polewali Mandar (wafat dalam perjalanan pulang)

Sulawesi Tenggara (2 orang)

Muh Idris Abdulla (59) – Bombana

Muhammad Rusdin Hadia (60) – Wakatobi

Papua (2 orang)

La Apala (60) – Biak Numfor

Ambo Ude Rupi (64) – Kota Jayapura

Papua Barat (2 orang)

Nani Callebeng (51) – Manokwari

Muhammad Nasir (62) – Manokwari

***