POJOKSULSEL, MAKASSAR - Sebanyak 150 anggota Satpol PP Sulsel terlibat dalam pengamanan Natal. Kasat Pol PP Sulsel Andi Arwin Azis mengatakan, ratusan anggotanya fokus patroli dan menjaga beberapa gereja di Makassar.

Andi Arwin Azis mengatakan, anggota Satpol PP Sulsel ada yang ditempatkan standbay menjaga beberapa gereja di Kota Makassar. Sebagian lainnya melakukan patroli aktif di wilayah Kota Makassar dalam rangka pengamanan Natal.

"Pengamanan Natal itu sampai tanggal 26 Desember besok. Ada anggota kami yang memang di tempatkan di beberapa gereja. Anggota Satpol PP yang lain melakukan patroli," kata Andi Arwin Aziz.

Ia mengatakan, pengamanan Natal merupakan langkah tindak lanjut dari surat Kemendagri, untuk menjaga gereja dan berpatroli.

Baca Juga: Seleksi Petugas Haji Kemenag Sulsel Diikuti 337 Orang, Ikbal Ismail Pastikan Tidak Ada Titipan: Yakinlah dengan Kemampuan!

Patroli dipusatkan pada tempat-tempat yang berpotensi munculnya gangguan ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (trantibumlinmas).

Mereka, kata Arwin, mulai melaksanakan tugas patroli Natal malam ini hingga tanggal 26 Desember 2023. Titik patroli yakni gereja-gereja yang berada di wilayah Makassar. Termasuk Gereja Katedral, yang merupakan gereja tertua di Makassar.

"Jika tak ada halangan, Plh. Dirjen Bina Administrasi Wilayah Kemendagri, Dr. Amran dijadwalkan akan memimpin langsung patroli di Gereja Katedral Makassar pada Senin siang," terangnya.

Baca Juga: Sekretariat DPRD Makassar Sosialisasi Perda Pelestarian Cagar Budaya

Adapun Surat Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 400.6.3/6940/BAK Tanggal 8 Desember 2023 adalah peningkatan Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah pada Saat Natal Tahun 2023 dan Tahun Baru 2024 Bidang Trantibumlinmas.

Selain Satpol PP Sulsel, Banser NU bersama Pecalang juga terlibat dalam mengamanan gereja di malam Misa Natal.

Kasatkorwil Banser Sulsel, H.A. Abbas Rauf Rani mengatakan, keterlibatan Banser NU dalam menjaga gereja pada malam Misa Natal adalah bentuk menjaga persaudaraan sesama manusia.

Baca Juga: SELAMAT! 1.869 Mahasiswa Baru Unhas Terima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah

"Memang kami perintahkan Banser di setiap wilayahnya ada umat Nasrani untuk dijaga keamanan mereka dalam beribadah dengan melibatkan minimal 5 orang Banser setiap gereja," kata Abbas Rauf Rani, Minggu (24/12/2023).

Abbas Rauf Rani menjelaskan, Banser NU yang secara konsisten terlibat dalam pengamanan gereja, bertujuan untuk menjaga kerukunan umat beragama.

Sehingga, kata dia, kerukunan umat beragama di Indonesia tetap terjaga dengan baik.

"Tentunya ini menjaga bukan menjaga gereja tetapi menjaga Indonesia," katanya.

Menurut Abbas Rauf Rani, menjaga toleransi beragama sangat penting sebagai wujud menjaga kerukunan antarumat beragama.

Baca Juga: PSM Makassar Bermarkas di Stadion Batakan, Sewa Rp 300 Juta Setiap Laga

Ia berharap dengan pelibatan Banser NU dalam pengamanan gereja di hari raya Natal sehingga tercipta suasana aman dan nyaman bagi ummat Kristiani yang melaksanakan ibadah di setiap gereja.

"Harapan kami pada natal tahun berjalan dengan aman supaya tetap terciptakan keamanan dalam natal dan tahun baru karena bukan hanya ummat kristiani yang merayakan Tahun Baru tapi hampir semua yang merayakan," pungkasnya. ***