POJOKSULSEL, MAKASSAR - Sebanyak 337 orang mengikuti seleksi tahap pertama calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Sulsel. Ratusan petugas haji di Sulsel ikut seleksi tahap pertama di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar dan kantor Kemenag kabupaten kota.

Adapun rinciannya adalah 242 orang calon petugas haji mengikuti seleksi Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar. Sementara, 95 orang calon petugas haji mengikuti seleksi di kantor kemenag 24 kabupaten kota.

Ketua Tim Bina Petugas dan Haji Reguler, Afif Bahri mengatakan, 337 orang yang mengikuti seleksi tahap pertama petugas haji di Sulsel akan memperebutkan sejumlah posisi.

Adapun posisi petugas haji tersebut adalah ketua kloter, pembimbing ibadah kloter, petugas bagian akomodasi, transportasi, konsumsi, bimbingan ibadah dan Siskohat.

Baca Juga: Pertama di Indonesia, Seperti Apa Konsep SMK Unggulan Terbuka yang Digagas Pj Gubernur Sulsel?

Afif Bahri menjelaskan, peserta yang lolos seleksi tahap pertama akan kembali mengikuti seleksi tahap kedua pada 28 Desember mendatang.

"Seleksi tahap kedua terdiri dari CAT dan wawancara yang Insyaallah akan dilaksanakan pada tanggal 28 Desember 2023," kata Afif Bahri.

Sementara itu, Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Sulsel, H Ikbal Ismail mengharapkan, agar seluruh peserta calon petugas haji tetap tenang mengikuti proses rekrutmen. "Tidak usah terburu-buru, cermati baik-baik, maksimalkan kemampuannya,"kata Ikbal Ismail.

Baca Juga: Pemprov Sulsel Respons Soal Pj Gubernur Sulsel Naik Helikopter, Andi Muhammad Arsjad Beri Penjelasan

Pada kesempatan itu, Ikbal Ismail memastikan tidak akan ada rekayasa atau manipulasi pada hasil seleksi petugas haji. Sebab, semua hasil seleksi akan muncul dalam sistem.

"Ini murni by sistem, jadi tidak ada itu istilah-titip titipan atau trik trik aneh lainnya, yakinlah dengan kemampuan, jangan lupa berdoa," kata Ikbal Ismail.

Selain itu, Ikbal Ismail mengingatkan, jika nantinya ada di antara peserta yang lolos menjadi petugas haji, supaya menghilangkan status sosial dalam dirinya dalam menjalankan tugas.

Baca Juga: Bupati Indah Ungkap Tiga Aspek Penggerak Transformasi Pendidikan

Menurut Ikbal Ismail, pada dasarnya petugas haji diberi amanah untuk bertugas melayani jemaah dengan sepenuh hati dan segala kemampuan.

Kasubdit Pengawasan Umrah Direktorat Umrah dan Haji Khusus Kemenag RI, H Nurhalis mengatakan, masyarakat diberikan kesempatan untuk menjadi petugas haji dengan mengedepankan keterbukaan dan persaingan. Itulah tujuan seleksi PPIH untuk musim haji tahun 1445 H/2024 M.

"Seleksi ini juga untuk memotret kompetensi, pengetahuan, pemahaman, motivasi dan dedikasi para calon petugas haji," katanya.

"Diharapkan bagi yang nantinya terpilih jadi petugas haji adalah mereka yang benar benar memiliki kompetensi yang memadai baik pengetahuan mumpuni," tambahnya.

Diketahui, Kementerian Agama RI melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menggelar seleksi tahap pertama bagi calon PPIH serentak di Indonesia pada (23/12/2023).

Baca Juga: Dicoret Dari Timnas Karena Cedera, Yance Sayuri Ucap Syukur dan Janji Lebih Kuat Lagi

Seleksi tahap pertama PPIH serentak itu untuk PPIH kloter maupun PPIH Arab Saudi. ***