POJOKSULSEL, MAKASSAR - Sebanyak 13 dari 40 program studi (prodi) Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) telah mengantongi predikat akreditasi unggul.
Ke-13 prodi Politeknik Negeri Ujung Pandang yang akreditasi unggul tersebar di enam jurusan di lingkungan PNUP.
Jurusan Teknik Mesin Politekni Negeri Ujung Pandang jadi terbanyak dengan lima prodi berstatus akreditasi unggul.
Kelima prodi itu yakni D-III Perawatan Alat Berat, D-IV Teknik Pembangkit Energi, D-III Teknik Mesin, D-IV Teknik Manufaktur, dan D-III Teknik Konversi Energi.
Kemudian Jurusan Teknik Elektro memiliki tiga prodi berakreditasi Unggul, yakni D-IV Teknik Listrik, D-III Teknik Listrik, dan D-III Teknik Elektronika.
Baca Juga: Nama-Nama Perwira Polri Sertijab dan Dilantik di Polrestabes Makassar Agustus 2026
Jurusan Teknik Kimia menyumbang dua prodi, yaitu D-III Analisis Kimia dan D-IV Teknologi Kimia Industri.
Sementara tiga prodi lainnya masing-masing berasal dari Jurusan Teknik Informatika dan Komputer, Jurusan Teknik Sipil, dan Jurusan Akuntansi.
Ketiganya yakni D-IV Teknik Komputer dan Jaringan, D-III Teknik Konstruksi Sipil, serta D-IV Akuntansi Manajerial.
Direktur PNUP Prof. Rusdi Nur mengatakan, capaian tersebut menjadi bukti komitmen kampus dalam menjaga kualitas pendidikan vokasi.
“Capaian 13 program studi berakreditasi Unggul ini adalah bukti nyata komitmen PNUP dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri,” ujar Rusdi Nur.
Baca Juga: Daftar 17 Kepala KUA Dilantik Agustus 2026 di Sulawesi Selatan, Ini Nama dan Wilayah Tugasnya
Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja bersama seluruh sivitas akademika PNUP.
Rusdi juga memastikan PNUP akan terus mendorong 27 prodi lainnya agar dapat meningkatkan kualitas dan menyusul memperoleh predikat Unggul.
Sementara itu, Kepala Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (PPMPP) PNUP Dr. Ismail Anas mengatakan, predikat Unggul merupakan hasil dari proses penjaminan mutu yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Predikat Unggul tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui evaluasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), pemutakhiran sarana-prasarana, serta peningkatan kompetensi dosen secara berkelanjutan,” kata Ismail.
Ia mengatakan, PPMPP akan terus melakukan pendampingan terhadap 27 prodi lainnya melalui berbagai program peningkatan mutu.
Selain memperkuat reputasi institusi, akreditasi Unggul juga dinilai memberikan manfaat bagi mahasiswa dan lulusan. Status tersebut dapat menjadi salah satu indikator mutu dalam memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan.
Bagi PNUP, capaian tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi sebagai institusi pendidikan vokasi yang memiliki keterkaitan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
PNUP selanjutnya menargetkan peningkatan jumlah prodi berstatus Unggul secara bertahap.
Baca Juga: Akmal Saputra Tewas Usai Terjatuh dari Kapal Jolloro, Jasadnya Ditemukan ABK di Perairan Sinjai
Upaya itu dilakukan melalui evaluasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education, penguatan kerja sama dengan industri, serta peningkatan kualifikasi dan kompetensi dosen.
PPMPP bersama jurusan dan program studi akan terus mengawal proses peningkatan mutu hingga semakin banyak prodi PNUP yang mampu meraih predikat akreditasi unggul. ***




