POJOKSULSEL, MAKASSAR - Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan informal antara Kepala Pusjar SKMP, Lembaga Administrasi Negara atau LAN RI Makassar, Muhammad Aswad dan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Sulawesi Selatan (Bawaslu Sulsel), Mardiana Rusli dalam mempererat relasi kelembagaan dua institusi negara.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, kedua pimpinan berdialog secara terbuka mengenai pentingnya membangun komunikasi yang terstruktur dan berkelanjutan antara LAN RI Makassar dan Bawaslu Sulsel.

Muhammad Aswad menegaskan, LAN RI sebagai lembaga pembina dan penyelenggara pelatihan aparatur sipil negara (ASN) memiliki kapasitas strategis untuk mendukung penguatan kompetensi dan tata kelola di berbagai lembaga negara.

Baca Juga: Relasi Diri dan Lingkungan Warnai CBT V Ma’had Al-Jami’ah UIN Alauddin Makassar

"Silaturahmi ini adalah sinergi, dua lembaga negara saling memahami tugas dan tantangan masing-masing, kolaborasi yang terbangun akan jauh lebih bermakna bagi pelayanan publik dan penguatan demokrasi kita," jelas Muhammad Aswad.

Sementara itu, Mardiana Rusli menyambut hangat spirit kolaborasi yang ditawarkan. Menurutnya, tantangan pengawasan pemilu terus berkembang dan semakin kompleks, sehingga penguatan kapasitas kelembagaan dan SDM merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda.

Membangun komunikasi yang baik dengan LAN RI, menurutnya, adalah bagian dari ikhtiar Bawaslu untuk terus meningkatkan kualitas kerja pengawasannya.

Baca Juga: Atribusi dalam Ibadah Haji

"Bawaslu Sulsel sangat terbuka untuk membangun sinergi dengan siapa saja, terutama LAN, dan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder," beber Mardiana.

Pertemuan ini juga menjadi ruang untuk mendiskusikan sejumlah isu strategis bersama, di antaranya: peluang kerja sama program pengembangan SDM lintas lembaga, juga penguatan isu demokrasi dan tata pemerintahan di Sulawesi Selatan.

Kedua pimpinan sepakat bahwa pertemuan informal semacam ini perlu dilanjutkan dan ditindaklanjuti dalam forum yang lebih terstruktur. Kedua belah pihak juga menegaskan komitmennya untuk terus memperluas ekosistem kolaborasi kelembagaan demi mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan demokratis. ***