POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga nasional. Ketua Umum Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI), Surianto, resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Manajemen dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Kamis (9/4/2026).

Surianto dikukuhkan sebagai doktor Ilmu Manajemen ke-617 Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia. Ia berhasil mempertahankan disertasi berjudul Pengaruh Kepemimpinan, Kompetensi dan Budaya Organisasi Terhadap Motivasi Islami dan Kinerja Karyawan PT Sumber Swarna Pratama Kabupaten Morowali Utara dan PT Trio Kecamatan Parigi Moutong Sulawesi Tengah.

Ujian promosi doktor Surianto berlangsung di Aula PJJ Lantai 1 Pascasarjana UMI. Sidang dipimpin langsung Direktur Pascasarjana UMI Prof Dr H La Ode Husen.

Dalam sidang tersebut, Prof Dr H Mansyur Ramly bertindak sebagai promotor. Sementara dua ko promotor yakni Prof Dr H Abdul Rahman Mus dan Dr H Junaiddin Zakaria.

Adapun penguji eksternal yang dihadirkan yakni Asisten Direktur II Pascasarjana Universitas Andi Djemma Palopo Dr Bakhtiar.

Baca Juga: Seminar Nasional Nobel Indonesia Bahas Integritas Akuntan Muda di Era Digital

Sedangkan penguji internal terdiri dari Prof Dr H Mursalim Laekkeng, Prof Dr H Baso Amang, Prof Dr Hj Masdar Masud, Dr H Hamzah Ahmad, serta Dr H M Hasibuddin Mahmud sebagai penguji lintas disiplin ilmu.

Menariknya, Surianto menjadi doktor pertama di Universitas Muslim Indonesia yang mengangkat topik motivasi Islami dalam disertasinya. Hal tersebut ditegaskan oleh ko promotor Dr H Junaiddin Zakaria.

Direktur Pascasarjana UMI Prof La Ode Husen menyebut nilai rata-rata ujian promosi doktor Surianto mencapai 93,6. Surianto juga berhasil meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,95 dengan predikat sangat memuaskan.

"Yudisium dengan predikat sangat memuaskan. Saudara dinyatakan berhak menyandang gelar Doktor Ilmu Manajemen ke 617," ujar Prof La Ode Husen dalam sidang promosi doktor.

Baca Juga: Profil Andi Atssam Mappanyukki, Raih Suara Senat Terbanyak Putaran Pertama Pemilihan Dekan FIKK UNM

Fokus Penelitian Surianto

Penelitian yang dilakukan Surianto bertujuan menguji dan menganalisis secara empiris pengaruh kepemimpinan, kompetensi dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Selain itu, penelitian juga menguji pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap motivasi Islami.

Surianto juga meneliti pengaruh kepemimpinan, kompetensi dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan melalui motivasi Islami. Tak hanya itu, penelitian juga mengkaji pengaruh motivasi Islami terhadap kinerja karyawan.

Penelitian menggunakan metode survei dengan pengumpulan data secara cross section melalui kuesioner. Populasi penelitian pada PT Sumber Swarna Pratama sebanyak 500 karyawan. Sedangkan PT Trio Kencana berjumlah 100 karyawan.

Berdasarkan teknik Slovin dengan tingkat kesalahan 0,05, jumlah sampel pada PT Sumber Swarna Pratama sebanyak 222 responden. Sementara PT Trio Kencana menggunakan teknik sensus dengan melibatkan 100 responden.

Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modelling dengan bantuan perangkat lunak AMOS.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan kepemimpinan dan kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Sementara budaya organisasi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja karyawan.

Selain itu, kepemimpinan, kompetensi dan budaya organisasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi Islami.

Baca Juga: Catat Jadwal Lengkap MTQ Sulsel 2026 di Maros, Kafilah Mulai Datang 10 April

Penelitian juga menemukan bahwa motivasi Islami berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.

Temuan penting lainnya menunjukkan motivasi Islami memediasi secara signifikan pengaruh kepemimpinan, kompetensi dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan.

Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai indirect effect yang lebih besar dibandingkan direct effect pada ketiga variabel tersebut. Dengan demikian, motivasi Islami berperan sebagai mediator penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. ***