POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) dan Negara Thailand menjajaki sejumlah kerjasama. 

Hal itu dibahas dalam kunjungan Dubes Thailand, Prapan Disyatat, bersama Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (3/3/2026).

Andi Sudirman Sulaiman merincikan, penjajakan kerjasama Sulsel dan Thailand meliputi energi terbarukan, pertambangan, perikanan, pertanian, hingga soal lingkungan berupa ruang terbuka hijau.

Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa Thailand memiliki kemampuan dalam bidang energi terbarukan. 

"Mereka punya kemampuan untuk perusahaan-perusahaan di bidang Energi Terbarukan, termausk solar panel," katanya.

Baca Juga: EMI Kemenag Dukung Kelancaran Program Mudik 2026, Ini 5 Kategori Masjid Ramah Pemudik

Gubernur Sulsel juga tertarik pada bidang pertambangan dengan Thailand. Ia mencontohkan perusahaan Banpu Public Company milik Thailand di Kalimantan yang fokus pada pertambangan.

Tidak hanya itu, kata Andi Sudirman Sulaiman, Thailand membuka peluang kerja sama dengan Sulsel pada sektor perikanan dan peternakan.

Karena itu, Gubernur Sulsel meminta Tailan memberikan kontribusi terkait edukasi masyarakat terkait sektor-sektor yang dibahas untuk dikerjasamakan dengan Sulsel.

"Kami minta kontribusi mereka juga untuk edukasi masyarakat, apa yang mereka bisa bisniskan di sini," katanya.

Sementara  pada sektor lingkungan, Andi Sudirman Sulaiman meminta kontribusi Tailan membuka space public yaitu ruag terbuka hijau. 

Baca Juga: Jusuf Kalla dan Dubes Iran Bertemu, Bahas Peluang Indonesia Dorong Penyelesaian Konflik

Sementara itu, Dubes Tailan untuk Indonesia, Prapan Disyatat, mengaku senang bertemu dengan Pemprov Sulsel. Sejumlah agenda potensial telah dibahas, termasuk budaya, perikanan.

"Juga tentang potensi EBT mudah-mudahan bisa dikerjasamakan termausk untuk impor, kemudian ini sangat senang bertemu dengan kita," katanya. ***