POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pengurus Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Sulawesi Selatan, melakukan audiensi ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenag Sulsel) pada Selasa (3/2/2026).

Pertemuan ini sekaligus menjadi momen strategis untuk memperkuat sinergi antara PERGUNU Sulawesi Selatan dan Kemenag Sulsel.

Audiensi ke Kanwil Kemenag Sulsel dipimpin oleh Wakil Ketua PERGUNU Sulawesi Selatan, Syarifuddin Ondeng, bersama jajaran pengurus.

Selain silaturahmi pasca Konferensi Wilayah, pengurus PERGUNU Sulawesi Selatan menyampaikan rencana pelantikan pengurus yang akan digelar pada 5 Februari 2026.

Pada kesempatan yang sama, PERGUNU Sulawesi Selatan juga meminta dukungan penggunaan Aula Kanwil Kemenag Sulsel sebagai lokasi acara.

Baca Juga: Bawaslu Sulsel Gandeng UKI Paulus Makassar, Tiga Poin Kerja Sama Perkuat Pengawasan Pemilu

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel H. Ali Yafid, menyambut baik kedatangan para pengurus PERGUNU Sulawesi Selatan.

Ia menegaskan, kolaborasi antara Kemenag, PERGUNU, dan PWNU sangat penting untuk memperkuat program pendidikan dan keagamaan di Sulsel.

“Dukungan kami bukan sekadar formalitas. Kami ingin memastikan setiap program berjalan sinergis dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Ali Yafid.

Dalam kesempatan itu, Ali yafid juga mendorong agar program Asta Protas Kemenag dapat diperkenalkan luas melalui kegiatan keagamaan dan pendidikan.

Ia pun memberikan persetujuan penuh atas permohonan penggunaan aula untuk pelantikan PERGUNU, sebagai wujud dukungan konkret terhadap organisasi guru NU di Sulsel.

Baca Juga: UIN Alauddin Makassar Buka SMM Afirmasi 2026, Ini 9 Jalur untuk Calon Mahasiswa Berprestasi

Syarifuddin Ondeng menambahkan, pelantikan akan diikuti sekitar 500 peserta dan menjadi momentum untuk memperkuat jaringan guru NU.

Ia menekankan kesiapan PERGUNU menjalin kerja sama yang konstruktif dengan Kemenag Sulsel untuk kegiatan ke depan.

Ali Yafid menutup pertemuan dengan pesan agar seluruh pihak senantiasa bekerja dengan ikhlas demi kemaslahatan umat dan pendidikan di Sulawesi Selatan. ***